View Single Post
Old 29th April 2015, 12:08 AM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 20 Nov 2014
Userid: 2900
Posts: 1,236
Likes: 0
Liked 1 Time in 1 Post
Default Asa PBSI untuk Mengembalikan Kejayaan Prestasi Bulu Tangkis Indonesia


Metrotvnews.com, Jakarta: Bulu tangkis Indonesia pernah mencapai era keemasan pada era 1990-an hingga awal 2000-an. Hampir di semua sektor Indonesia memiliki jagoan. Tunggal putri ada Susi Susanti. Sedangkan Taufik Hidayat menjadi andalan tunggal putra tim Merah Putih. Duet Rexy Mainaky/Ricky Subagja tak kalah hebat di sektor ganda putra.

Miris, seiring jagoan-jagoan itu pensiun, masa keemasan bulu tangkis Indonesia ikut memudar. Praktis hanya sedikit pebulu tangkis yang menonjol dan bisa diandalkan seperti ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir atau pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Lalu, kemana perginya wakil Indonesia di sektor lain? Tunggal putra dan putri yang dulu "bertaring" kini terasa bak ditelan bumi.

Rexy, yang saat ini berprofesi sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi Persatuan Bulu Tangkis Indonesia (Kabin Binpres PBSI) punya jawaban atas pertanyaan itu. Ia berapologi, melahirkan pebulu tangkis muda nan handal tidak semudah membalikkan telapak tangan. Proses pembinaan makin sulit karena perkembangan bulu tangkis di Indonesia juga kalah bersaing dengan negara-negara lainnya.

Banyak hal lain yang dibeberkan Rexy kepada Metrotvnews.com, Rabu 22 April. Berikut ini petikan wawancaranya.

Perbedaan bulu tangkis Indonesia saat ini dengan era ketika Anda menjadi pemain seperti apa?
Kalau dari segi kesejahterahan, saat ini tentunya sudah lebih baik. Kalau dulu, mau main bulu tangkis itu seakan-akan tidak memiliki masa depan. Tapi, dilihat dari segi prestasi juga lebih banyak kesulitannya. Kita sebenarnya juga maju tapi tidak sedrastis mereka (negara-negara lain). Kami harap 2-3 tahun lagi bisa kembali seperti kejayaan saat dulu.

Kenapa regenerasi pebulu tangkis Indonesia mandek?
Sebetulnya, kelangsungan regenerasi dan pembinaan tidak diperhatikan dari era saya ke Taufik Hidayat. Beruntung, kepengurusan saat ini lebih diarahkan menuju ke sana. Sekarang banyak program pembinaan atlet-atlet muda. Termasuk ketika membentuk tim Piala Sudirman kali ini.

Apakah program pembinaan tersebut merata di seluruh tanah air?
Regenerasi bulu tangkis Indonesia sudah cukup merata. Tapi, harusnya atlet-atlet yang sedang dibina di daerah harus dipertandingkan dengan lawan-lawan yang kompetitif. Untuk saat ini, klub-klub besar yang menyediakan persaingan kompetitif masih berada di Jawa. Jadi, kalau mereka mau menjadi pemain besar memang harus siap pindah ke klub-klub besar yang rata-rata berada di pulau Jawa.

Sampai saat ini Indonesia masih kesulitan melahirkan pebulu tangkis hebat untuk nomor tunggal (putra/putri), kira-kira apa penyebabnya?
Nomor tunggal sebetulnya tidak redup. Mari kita berpikir positif. Harusnya pemain jangan diberi beban ketika sedang terpuruk. Sebaiknya diberi motivasi. Kami tahu masyarakat banyak yang mengkritik atau mencemooh. Tapi, mari jadikan itu sebuah motivasi dan bukan kebencian. Pasalnya, beban untuk nomor tunggal tidak bisa disamakan untuk nomor ganda.

Kelebihan dan kekurangan pemain Indonesia dibandingkan pemain asing pada saat ini seperti apa?
Sejauh ini tidak ada perbedaan dari segi kemampuan maupun teknik bertanding, karena secara keseluruhan kami masih bergantian kalah dan menang. Cuma masalahnya sampai di mana motivasi mereka.

Tiongkok masih menjadi lawan tangguh bagi Indonesia. Apa yang menyebabkan mereka sulit dikalahkan?
Waktu saya World Coaching Clinic di Copenhagen, Denmark, pernah ada yang bilang Tiongkok itu punya sport science paling baik di dunia. Disamping itu, samping atlet-atletnya juga memiliki jiwa patriotisme yang tinggi. Jadi, wajar mereka hebat.

Apa harapan Anda untuk bulu tangkis Indonesia saat ini?
"Mari para pencinta bulu tangkis, semua pengurus, mantan-mantan pemain saling bahu-membahu mengembalikan kejayaan bulu tangkis Indonesia di masa-masa yang akan datang."
sumber http://olahraga.metrotvnews.com/read...gkis-indonesia
agung209 is offline   Reply With Quote
Sponsored Links