View Single Post
Old 2nd May 2015, 08:37 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Alasan IKEA Ambil Lahan di Tangerang

Quote:
JAKARTA Banyak orang yang bertanya-tanya mengapa perusahaan raksasa properti asal Swedia, IKEA, menghadirkan toko di Alam Sutera, Serpong, Tangerang. Padahal, kebanyakan pusat perbelanjaan berlokasi di DKI Jakarta.

Memang 364 Toko IKEA yang berada di 46 negara berbeda di dunia kebanyakan berlokasi di pinggir kota ataupun subkota seperti Tangerang. Pasti bukan tanpa alasan perusahaan besar milik Ingvard Kampard mengambil langkah tersebut.

General Manager IKEA Indonesia Mark Magee menjelaskan, di mana pun Toko IKEA berada pasti menerapkan model dan strategi bisnis yang sama. Dasar dari model bisnis tersebut yakni menekan biaya operasional sekecil mungkin demi menghadirkan produk dengan harga yang terjangkau.

"Jika kami hadir di tengah kota itu bisa jadi sangat mahal. Seluruh toko IKEA di dunia hadir diluar kota utama, tapi di kota satelit karena lahannya lebih murah," ujar Mark kepada Okezone di Toko IKEA Alam Sutera, Serpong, Tangerang beberapa waktu lalu.

Selain itu, lanjutnya, saat ini kebanyakan masyarakat perkotaan lebih banyak tinggal di wilayah pinggir kota. Hal itu terlihat dari semakin banyaknya perumahan yang ada di subkota. Menurut dia, hal itu merupakan salah satu langkah untuk mendekatkan IKEA kepada pelanggan.

Meski begitu, Mark mengakui bahwa kedatangan pelanggan lebih banyak terjadi di akhir pekan dan hari libur nasional. Tapi sekali lagi, dia menegaskan bahwa hal itu juga merupakan salah satu strategi IKEA.

IKEA memang menginginkan pelanggan datang di akhir pekan. Sehingga, pelanggan IKEA bisa menikmati momentum belanja yang menyenangkan bersama keluarga. Selain itu, untuk menuju Toko IKEA di Alam Sutera lebih mudah dijangkau pada hari libur.

"Memang ada peningkatan pengunjung di Sabtu dan Minggu dibanding hari biasa. Tapi, saya mau menekankan bahwa strategi bisnis kami berbeda dengan yang lainnya. Jakarta sangat terkenal dengan kemacetannya, saya bisa menghabiskan waktu 40 menit untuk menempuh jarak 40 meter. Sementara untuk ke IKEA yang berlokasi di luar Jakarta juga butuh waktu 40 menit di akhir pekan. Jadi, datang ke IKEA juga bisa melepas penat sejenak dari kemacetan," imbuhnya.

Kendati demikian, diakuinya, kemacetan juga menjadi tantangan bagi IKEA dalam mengirim produk ke konsumen. Sebab, meskipun IKEA menerapkan konsep do it your self (DIY), perusahaan ini juga menerima layanan pengantaran produk. Tapi, IKEA mempunyai jurus tersendiri untuk menghadapi kemacetan dengan menerapkan sistem distribusi yang menggunakan teknologi.

"Kami mempunyai sistem distribusi yang terbilang canggih, kami menggunakan GPS untuk semua truk kami, yang juga terhubung dengan central base kami. Pengemudinya juga mudah untuk dihubungi. Jadi, seluruh pengiriman kami terkontrol. Kami juga sedang mencoba seberapa banyak kami bisa mengirimkan barang dalam satu hari. Jika ada kemungkinan kita tidak bisa mengantarkan produk dengan tepat waktu kita akan memberitahukan pelanggan kami," pungkasnya.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links