View Single Post
Old 2nd May 2015, 09:06 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 2 Nov 2014
Userid: 2780
Posts: 711
Likes: 0
Liked 4 Times in 4 Posts
Default Damen Perkenalkan Kapal Multi Misi, OPV 2nd Generation


Di pertengahan April 2015, Damen memberikan sedikit gambaran dari Kapal Multi Misi “2nd Generation OPV” yang baru dirancang. Gambaran itu disampaikan dalam Konferensi OPVs&Corvettes Asia Pacific di Singapura.

Manajer Desain & Proposal Damen, Piet van Rooij menjelaskan bagaimana OPV baru ini dikonfigurasi untuk berbagai misi. “Ini generasi baru konfigurasi ulang dari OPV (Offshore Patrol Vessels) Damen dan sangat efisien serta serbaguna. Bentuk Lambung Sea Axe yang terkenal digunakan Damen untuk OPV generasi ke-2 ini.

Dengan hulldesign ini, kapal memiliki seakeeping yang superior termasuk di percepatan yang rendah. Hal ini membuat kapal sangat nyaman, bahkan di laut tingkat paling ganas sekalipun. Lambung kapal dirancang untuk mengurangi resistensi air, OPV baru ini juga sangat irit bahan bakar dan mampu melaju di kecepatan hingga 25/26 knot.

Fleksibilitas telah diciptakan dengan dibangunnya tiga tempat multi mission: bridge, hanggar dan Bay. Multi-Mission Bay (MM Bay) dapat dilengkapi dengan modul misi khusus (misal: kontainer misi khusus) untuk misi seperti operasi counterpiracy, kontra-narkoba, Anti Mining warfare (AMW), pencarian dan penyelamatan (SAR) dan lain- lain.

MM Bay juga dilengkapi perahu karet RHIB sembilan meter, yang dapat diluncurkan melalui peluncuran khusus di belakang kapal, meski OPV sedang berlayar. Kapal patroli kelas samudera yang dibangun Damen untuk Angkatan Laut Kerajaan Belanda ini, telah terbukti aman dalam operasi hingga ke kondisi sea state level 5.

Van Rooijcomments: ” OPV sekarang tidak bisa melakukan tindakan seperti yang dilakukan fregat, namun kecepatan dan koordinasi yang efektif selama ‘pengejaran’ sangat penting untuk dimiliki OPV.”

Multi-Mission Hangar (MM Hangar) mampu menyimpan helikopter NH-90 berbobot 11 ton dan UAV seperti Boeing ScanEagle. MM Hangar dirancang sehingga awak OPV dapat melepas baik helikopter atau UAV tanpa harus memindahkan satu atau lainnya. Selain itu ada ruang untuk menyimpan suku cadang dan bengkel untuk helikopter maupun UAV.
OPV Damen generasi ke-2 tersedia dalam empat seri :
• 75 meter – bobot 1400 ton
• 85 Meter- 1.800 ton
• 95 Meter- 2.400 ton
• 103 meter- 2600 ton

Bridge langsung berbatasan dengan Command & Control Centre (C & C Centre), memastikan komunikasi yang mudah dan cepat. Tergantung pada misi dan situasi yang dihadapi, Pusat C & C dapat dipisahkan dari Bridge dengan cara pintu geser. Ini akan memastikan bahwa awak C & C dapat sepenuhnya fokus pada tugas-tugas mereka tanpa terganggu, misalnya selama fase tasking dan perencanaan misi.

Ketika kru membuat visual pengintaian, Pusat C & C akan bertugas mengumpulkan semua data yang diperlukan. Ketika ada target pada radar tidak dapat diidentifikasi, petugas C & C Centre langsung dapat melepas RHIB untuk mengidentifikasi secara visual target yang tidak diketahui.
Hari ini OPV Damen memiliki “mata di langit”. Surveillance di udara sangat penting untuk mendapatkan awareness situasi ke tingkat yang lebih tinggi.

Surveillance udara sangat penting untuk mendapatkan awarness situasi ke tingkat yang lebih tinggi. Terlepas dari keberadaan helikopter besar, Multi-Mission Hangar dapat menyimpan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) seperti Boeing ScanEagle. Di dalam Multi-Mission Hangar, UAV juga dapat dipertahankan dalam ruang khusus. Peluncuran dan pemulihan dari UAV dilakukan dari helikopter dek. Komunikasi yang konstan antara UAV dan Jembatan Multi-Mission menjamin bahwa semua rincian di wilayah yang diamati akan terlihat. OPV baru dapat menangani helikopter hingga 11 ton, seperti NH-90. Hanggar cukup besar untuk menyimpan helikopter besar dan juga mengeksekusi pemeliharaan.

(navyrecognition.com)
supry is offline   Reply With Quote
Sponsored Links