View Single Post
Old 17th May 2015, 11:43 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Revitalisasi Pasar Tradisional Habiskan Dana Hingga Rp45 M

Quote:
PALU - Provinsi Sulawesi Tengah pada 2015 mendapat kucuran dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Kementerian Perdagangan sebesar Rp45 miliar untuk membiayai program revitalisasi pasar tradisional di berbagai desa.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulteng Abubakar Almahdali mengemukakan dana revitalisasi pasar tersebut bersumber dari alokasi dana tugas pembantuan untuk lima kabupaten, yakni Buol, Parigi Moutong, Sigi, Morowali, dan Kota Palu masing-masing Rp5 miliar.

Sementara itu seluruh kabupaten kota yang berjumlah 13 daerah akan menerima dana alokasi khusus (DAK) revitalisasi pasar antara Rp1 miliar-Rp2 miliar per daerah.

"Semua anggaran itu dialokasikan langsung ke APBD masing-masing kabupaten, tidak ada yang melalui Disperindag Provinsi," katanya saat dihubungin, Sabtu (16/5/2015).

Namun, kata Abubakar, sebelum menetapkan pasar tradisional yang akan direvitalisasi, pemkab/pemkot bersangkutan harus mengajukannya dulu kepada Kepala Disperindag Sulteng untuk diteliti guna mendapatkan rekomendasi.

"Penekanan utama saya saat memberikan rekomendasi terhadap sebuah pasar tradisional yang akan direvitalisasi adalah pemkab/pemkot bersangkutan harus menjamin bahwa pasar tersebut akan berfungsi dengan baik," ujarnya.

Karena itu, untuk memilih pasar yang akan direvitalisasi, yang penting diperhatikan adalah lokasinya harus mudah diakses pedagang dan pembeli, lokasinya bersih dan tidak menjadi obyek sengketa kepelikan lahan.

Selan itu, bangunannya harus berkualitas, memiliki sarana dan prasarananya memadai sesuai dengan tingkat keramaian pasar itu.

Pemerintah setempat juga harus mengatur dengan baik jadwal kegiatan pasar, agar tidak saling mematikan pasar tradisional yang berada dekat dengan pasar lainnya.

Ia memberi contoh, jika di satu kecamatan ada tiga atau empat pasar tradisional, maka jadwal pasarnya sebaiknya digilir dalam sepekan. Selain itu, hindari pembangunan pasar yang terlalu menonjol di salah satunya atau salah duanya sehingga pasar lainnya akhir mati karena tidak dikunjungi pedagang dan pembeli lagi.

Revitalisasi pasar bermaksud untuk menyediakan sarana dan fasilitas memadai untuk transaksi antara pembeli dan penjual guna memenuhi kebutuhan hidup masyarakat dan merangsang tumbuhnya ekonomi lokal dan pendapatan masyarakat.

Abubakar mengakui masih ada pasar tradisional yang telah direvitalisasi dengan dana miliaran rupiah namun tidak difungsikan dengan baik, bahkan menjadi tempat berteduh hewan ternak masyarakat.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links