View Single Post
Old 19th December 2012, 06:42 PM   #1
[M]
newbie
 
andi.teguh's Avatar
 
Join Date: 22 Sep 2012
Userid: 285
Location: http://www.forumku.com
Posts: 1,697
Real Name: andi teguh
Likes: 0
Liked 232 Times in 171 Posts
Default Film Animasi “Kabayan & LipLap” Diminati di Belanda & Amerika

Jika anak-anak kita ditanya tentang film kartun atau animasi, sebagian besar akan menjawab bahwa mereka lebih mengenal dan suka akan Spongebob & Dragonball, yang berasal dari Amerika dan Jepang, atau Upin & Ipin dari negeri jiran.

Namun, tahukah mereka bahwa kita punya animasi produk anak bangsa yang bagus dan diminati di luar negeri?

Animasi itu adalah Kabayan & LipLap. Karakter si Kabayan ternyata diminati oleh pecinta film kartun di Belanda.

Redia yang merupakan Admin Asosiasi Industri Animasi dan Konten Indonesia (Ainaki), mengatakan bahwa karakter kartun asal Jawa Barat ini ternyata mendapat respons yang lebih baik ketika dipromosikan Belanda dan Amerika dibandingkan di dalam negeri.

“Malah respon disana lebih tinggi dibandingkan anak-anak Indonesia. Di Belanda, si Kabayan sudah beberapa kali masuk majalah dan mereka tahu ini karakter asli Indonesia,” ujar Redia.

Kabayan bercerita tentang kisah petualangan seorang anak desa yang jujur, cekatan, mandiri dan selalu siap menolong. Si Kabayan yang berasal dari tanah Sunda ini berpetualang dari desa ke kota seluruh nusantara.

Kemana pun Kabayan pergi bepetualangan selalu ditemani oleh sahabatnya kunang-kunang kecil yang bernama Liplap dan selalu membawa alat musik Calung. kabayan dan liplap ini diproduksi oleh Castle Production.

Di Indonesia, karakter kartun si Kabayan beberapa kali ditayangkan di stasiun televisi swasta, seperti Global TV & Indosiar. Namun, hanya beberapa episode saja. Anak-anak Indonesia, kata Redian, lebih berminat dengan kartun luar negeri seperti Sponge Bob atau Angry Bird.

Ia berharap televisi di Indonesia bisa semakin terbuka menerima hasil karya animasi anak bangsa karena di Indonesia kini terdapat lebih dari 50 studio animasi dan mereka sudah menghasilkan produk yang cukup banyak. Namun, menurut Redia, belum banyak televisi lokal yang mau menayangkan animasi Indonesia secara berkesinambungan.

Selain si Kabayan, beberapa produk hasil animasi Indonesia yang cukup diminati antara lain karakter Didi Tikus. Animasi di Indonesia sudah banyak muncul sejak sekitar sepuluh tahun lalu. Selama dua tahun terakhir, kata Redia, geliat kebangkitan animasi semakin terasa.

Redia mengatakan animasi Indonesia tak kalah dibandingkan produk animasi asing. Kini, dengan dibantu promosi yang semakin gencar oleh pemerintah, ia yakin dalam waktu lima tahun mendatang animasi Indonesia bisa unjuk gigi.

“Yang penting televisi mau membantu menampung karya kita. Sama halnya Sponge Bob yang nggak mungkin bisa dikenal kalau tidak ada yang menayangkannya,” ujar dia.

Menurutnya, jika televisi semakin banyak menampilkan animasi Indonesia, dengan sendirinya anak-anak Indonesia akan mencintai produk dalam negeri. Ribuan animator yang ada di Indonesia, kata Redian, sudah mampu membuat karya yang membuat anak-anak betah di depan televisi berjam-jam.





sumber
__________________


andi.teguh is offline   Reply With Quote
Sponsored Links