View Single Post
Old 27th May 2015, 08:41 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Lulusan Havard, CEO Go-Jek: Ngapain Kerja Kantoran?

Quote:
JAKARTA - Pendiri dan Chief Executive Officer (CEO) Go-Jek Nadiem Makarim memiliki gelar yang cukup menarik bagi seorang pebisnis. Dirinya, ternyata lulusan program Master of Business Administration (MBA) di Harvard Business School (AS).

Namun, menurutnya gelar pendidikan tinggi yang diraihnya tidak dimanfaatkan dengan bergabung di perusahaan-perusahaan hebat. Nadiem lebih memilih mempunyai perusahaan hebat ketimbang bekerja di perusahaan hebat.

"Ngapain kerja di kantoran, mendingan punya perusahaan (Go-Jek) yang benar-benar digunakan orang Jakarta yang berguna, membantu, dan meningkatkan penghasilan orang. Ya jelas kerenan Go-Jeklah, ujarnya saat berbincang dengan Okezone, belum lama ini.

Mendirikan Go-Jek merupakan pekerjaan impian baginya. Nadiem sangat senang bisa mempunyai perusahaan yang laku dan dampak sosialnya besar.

"Saya bisa menginspirasi ke anak-anak muda untuk bikin bisnis sendiri. Mau apa lagi hidup ini," katanya.

Sejak 2014 yang telah memiliki sistem jaringan mobile app, pertumbuhan Go-Jek menjadi tinggi. Hampir 200 ribu mobile app Go-Jek di-download.

"Salah satu cara menarik pelanggannya seperti memberikan voucher, tapi kebanyakan pelanggan dengarnya dari teman-teman. Di Indonesia apa-apa yang laku harus dengar dari teman dulu," katanya sambil tertawa.

Untuk rekrutmen pengendara atau ojek, yang pertama kali dilakukannya adalah melakukan interview dengan ojek-ojek yang dikenal atau ojek-ojek yang sering mengantarkan ke mana pun Nadiem pergi. Dari hal itulah mulai ide-ide ini menjadi ide yang kental.

"Go-Jek sebelumnya tumbuh tapi organik, artinya pelan-pelan naiknya. Enggak mungkin ada perusahaan bisa meledak seperti ini tanpa investment," katanya.

Nadiem menambahkan, tujuan untuk meneruskan Go-Jek adalah pihaknya menerima investment dan teman-teman serta keluarganya complain kepadanya karena tidak membesarkan Go-Jek.

"Saya didukung oleh keluarga. Kata keluarga saya, ngapain kerja di perusahaan," imbuhnya.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links