View Single Post
Old 30th May 2015, 08:25 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Bukti Ekonomi Lemah, Mulai LTV hingga Mal Sepi

Quote:
JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi kuartal I-2015 mengalami perlambatan, bahkan hanya tumbuh di level 4,7 persen. Hal tersebut berdampak mulai dari perubahan aturan uang muka minimum, hingga mal menjadi sepi pengunjung.

Seperti Bank Indonesia (BI) merencanakan untuk mengubah aturan uang muka minimum. Kredit properti bertambah Rp20 triliun berkat aturan Loan to Value (LTV).

Aturan ini akan dikeluarkan BI pada awal Juni mendatang. Nantinya, uang muka kredit rumah turun dari 30 persen menjadi 20 persen. Aturan ini diharapkan, akan meningkatkan tingkat kucuran kredit perumahan dan menggeliatkan industri yang lain seperti properti dan semen.

Penelusuran Litbang Okezone, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia menurunkan target penjualan motor menjadi 6,8 juta untuk 2015, padahal target awalnya 7,7 juta kendaraan. Target tersebut turun 13 persen dari realisasi penjualan tahun lalu.

Penurunan target ini berakibat dari turunnya daya beli masyarakat. Hingga April 2015, penjualan sepeda motor kurang dari 525 ribu unit, anjlok lebih dari 28 persen.

Tak hanya itu, perlambatan ekonomi juga berdampak pada mal yang semakin sepi. Perlambatan ekonomi Indonesia mulai terasa bagi pedagang ritel yang berjualan di Mal.

Mereka meminta diskon sewa kepada pengelola mal karena jumlah pengunjung makin sepi. Menurut data dari Asosiasi Pusat Belanja, kunjungan pengunjung mal di tengah kota Jakarta memang menurun, tapi di pinggiran kota Jakarta justru naik. Menurut survei BI, harga tarif sewa ritel sudah turun sejak tiga bulan terakhir.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links