View Single Post
Old 3rd June 2015, 09:54 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Andalkan Truk, Waralaba Yoghurt Asal Malaysia Mulai Rambah Indonesia

Quote:
JAKARTA – Bisnis froyo (frozen yoghurt) selama ini di Indonesia banyak ditemui di pusat-pusat perbelanjaan. Yoghurt yang dikenal mempunyai rasa asam dan tidak terlalu banyak disukai oleh semua orang, dapat disulap bentuknya seperti es krim, sehingga semakin banyak orang yang menggemari froyo (frozen yoghurt) karena layaknya seperti memakan es krim.

Namun, berbeda halnya dengan bisnis froyo berlabel Snogurt asal negeri Jiran, Malaysia. Belajar dari banyaknya gerai yang tutup akibat dari kenaikan sewa tempat, maka pria asli asal Shah Alam sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Snogurt Khairul Alnuar terbesit ide untuk memutar otak bagaimana caranya agar bisnis yang telah digelutinya sejak empat tahun ini terus berjalan.

Dia mengatakan, berawal dari terinspirasi dengan cara penjualan es krim di luar negeri seperti di Eropa maupun Amerika, langsung terbesit ide yang tidak biasa dari biasanya. Menjual froyo dengan menggunakan kendaraan truk yang bisa dibawa ke mana-mana, sehingga tidak terpaku hanya pada satu tempat.

Lanjut dia, bagi yang tertarik dengan waralaba bisnis froyo (frozen yoghurt)-nya ini, diharuskan menyiapkan modal investasi awal dengan total sebesar Rp860 juta. Rincian modal investasi awal yang paling mahal berada pada pembelian awal truk dan badan truk, masing-masing senilai Rp200 juta. Truk yang digunakan pun yang mempunyai roda sebanyak empat buah, hal tersebut disesuaikan dengan kebijakan pemerintah Indonesia.

“Modal awalnya memang mahal, karena harus membeli truk seperti kita kalau mau membeli mobil. Kalau di Malaysia bisa menggunakan truk yang enam roda, tapi di sini (Indonesia) harus yang empat roda,” ujarnya kepada Okezone saat ditemui di pameran The 13th IFRA 2015 di Jakarta Convention Centre (JCC) di Jakarta, belum lama ini.

Selain truk, beragam peralatan pun dibutuhkan dalam menjalankan bisnis froyo Snogurt dengan konsep yang terbilang baru ini. Peralatan dibutuhkan antara lain, salad sandwich counter, chiller, silent petrol generators, amplifier, loud speakers, DVD player, microphone, TV LED 22 inchi, cash register/POS System, dan GPS System. Total investasi peralatan ini juga sebesar Rp200 juta.

Di Malaysia, ungkap Khairul, froyo dengan konsep truk ini sudah mempunyai sebanyak 35 truk dan tersebar di tempat-tempat wisata seperti di Langkawi, Penang, Johor Bahru, dan pusat kota Kuala Lumpur. Sedangkan gerainya yang ada di pusat perbelanjaan saat ini hanya tinggal sebanyak 13 gerai.

“Kami fokus sekarang dengan menggunakan truk dan di tempat-tempat wisata, karena banyak turis asing yang senang makan froyo,” imbuh dia.

Dia menjelaskan, Indonesia merupakan negara persinggahan pertamanya karena dia melihat pasar Indonesia yang begitu besar untuk ekspansi. Sehingga, dia optimistis waralaba bisnisnya di Indonesia dalam satu tahun target franchisee-nya dapat tercapai.

“Saya melihat pasar Indonesia begitu besar dengan jumlah penduduk yang mencapai 280 juta. Dibandingkan Malaysia yang hanya mempunyai penduduk sebanyak 28 juta. Jadi, saya optimis 50 truk bisa tercapai dalam waktu satu tahun,” jelasnya.

Bagi yang tertarik mewaralaba bisnisnya, dia pun memberikan kemudahan para franchisee-nya dengan uang muka (down payment/DP) sebesar 35 persen dari total investasi sedangkan sisa 65 persen dapat dicicil hingga maksimal lima tahun lamanya.

“Bisa cicilan lima kali sebesar 65 persen dari total investasi. Sedangkan DP-nya 35 persen dari total investasi dengan maksimal jangka waktu lima tahun,” tukas dia.

Untuk harga di Indonesia, Khairul pun mematok Rp17 ribu untuk ukuran kecil (100 gram), Rp36 ribu ukuran sedang (200 gram), dan Rp55 ribu ukuran besar (300 gram). Selain itu, Khairul pun telah membuka perusahaan di kawasan Cipete, Jakarta Selatan untuk memudahkan para investor maupun pewaralabanya yang tertarik dengan bisnis penjualan froyo dengan konsep baru ini. Untuk bahan baku, menurutnya, diimpor langsung dari Italia, sehingga menjadikan bisnisnya ini sebagai premium froyo. (fsl)
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links