View Single Post
Old 12th June 2015, 08:40 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Sarjana Muda Ini Lebih Memilih Usaha Vermak Levis

Quote:
JAKARTA - Hampir semua orang berpikiran bahwa pendidikan yang tinggi akan membawa kita ke pekerjaan yang layak. Namun hal tersebut sama sekali tidak terlintas dipikiran Muhammad David Octavian.
Sejak remaja, pemuda betawi ini sudah tertarik untuk menjadi seorang entrepreneur. Kendati begitu, pria yang akrab disapa David ini tetap melanjutkan pendidikannya hingga bangku kuliah, meskipun dirinya terlahir di keluarga yang sederhana.

Kepada Okezone, David sempat mengisahkan perjuangannya sebelum menjadi pengusaha vermak jeans yang sukses. Kariernya sebagai entrepreneur sebenarnya susah dimulai sejak dirinya duduk di bangku SMU.

"Dulu waktu SMU, saya kerjain semua usaha, saya kerja serabutan. Seperti bikin jaket almamater untuk sekolah-sekolah sampai bikin online shop," kisahnya.

Kondisi keuangan orang tuanya yang "pas-pasan" tak membuat David berkecil hati. Justru di tengah teman-teman yang berkecukupan membuat dirinya terdorong untuk memperbaiki masa depannya.

"Dulu teman-teman waktu SMU ke mana-mana pakai mobil. Sedangkan saya cuma pake vespa tua. Tapi itu jadi motivasi saya, saya bertekad ingin punya mobil seperti mereka," tutur David.

Dengan keterbatasan yang ada, justru membuat David semakin kreatif. Semua usaha dilakoninya, hingga dirinya bisa membantu orangtua untuk membiayainya kuliah. Universitas yang ditempatinya juga bukan sembarang, melainkan salah satu universitas swasta terkemuka di Jakarta, yakni Bina Nusantara.

"Orangtua tetap ada support untuk bayar kuliah. Tapi setidaknya saya bisa back up diri sendiri," tambahnya.

Nah pada saat kuliah ide bisnis vermak levis-nya muncul, tepatnya di semester kedua. Waktu itu pada 2011 silam, tren jeans impor seharga jutaan rupiah memang sedang merambah masyarakat, khususnya kalangan menengah keatas. Disitulah dirinya melihat sebuah peluang.

"Setiap orang beli jeans itu pasti ada saja masalahnya, entah panjangnya atau besarnya. Sedangkan kalau mau vermak terkadang mereka takut, karena tidak semua tukang vermak jeans mengerti jeans impor itu. Peluang itulah yang saya ambil," ungkap David.

Meski banyak yang mencemoohnya, karena usahanya dinilai bisnis murahan, tapi David tidak menghentikan langkahnya untuk terus membangun bisnis vermak jeans. Benar saja, bisnis vermak jeans miliknya yang diberi nama Jakarta Jeans House mendadak dikenal seluruh pengguna jeans import.

Bukan hanya balik modal, hanya dalam waktu enam bulan David juga sudah bisa membelikan orangtuanya sebuah mobil baru. Dirinya juga berhasil menyelesaikan kuliahnya tepat waktu.

Kini selain selain memiliki profit hingga puluhan juta rupiah dari JJH, David juga memiliki beberapa bisnis lainnya, seperti showroom mobil sport dan restoran.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links