View Single Post
Old 25th June 2015, 10:43 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Daftar Tantangan yang Dihadapi Industri Pelayaran Nasional

Quote:
JAKARTA - Dunia pelayaran Indonesia sedang berada di periode yang menentukan dengan adanya tantangan cukup berat. Di satu sisi, sektor pelayaran telah mengalami kemajuan cukup pesat dalam satu dekade terakhir. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah kapal niaga nasional secara signifikan.
Data Kementerian Perhubungan 2014, mencatat jumlah kapal niaga nasional sebanyak 14.150 unit atau tumbuh 134 persen jika dibandingkan 31 Mei 2005 yang sebanyak 6.041 unit.

"Situasi usaha lagi berat dan penuh tantangan. Sekarang adanya pemerintahan baru ada tantangan baru. Makanya ada masukan dari anggota yang lain, kita jangan start lagi awal, teruskan dengan seperti ini. Lanjutkan. Tentunya saya enggak inginkan terlalu lama juga, nanti enggak ada regenerasi," kata Ketua Umum Indonesian National Shipowner's Association (INSA) Carmelita Hartoto di Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (24/6/2015).

Kendati demikian, diakui dirinya masih terdapat sejumlah hambatan di dunia pelayaran. Mulai dari kebijakan fiskal dan moneter, hingga infrastruktur pendukung dunia pelayaran. Padahal Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015 sudah ada di depan mata.

"MEA sudah sangat dekat, kita memiliki potensi besar dan kemampuan untuk bersaing. Tapi kondisi dan regulasi yang ada, seperti perpajakan, tarif, BBM membuat kita sulit bersaing. Di negara tetangga, mereka mendapat kemudahan, di Indonesia dunia pelayaran justru dibebani banyak hal. Jadi tidak ada equal treatment," ucapnya.

Menurutnya, kesinambungan perjuangan menjadi hal penting. Lantaran, banyak perjuangan INSA yang telah berhasil dilakukan di periode kepengurusan saat ini, namun banyak juga program kerja yang masih berjalan.

"Kita memperjuangkan permasalahan anggota, sampai mengusulkan kebijakan fiskal dunia pelayaran. Terakhir kita menolak revisi PPN final menjadi non-final dan berhasil. Tapi masih banyak juga perjuangan yang sedang dilakukan, ini butuh kesinambungan," paparnya.

Apalagi, lanjutnya, pemerintah berkeinginan menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. Hal itu tentu membutuhkan dukungan dari sektor pelayaran.

"Anggota INSA sudah berlayar ke pelosok-pelosok nusantara sejak dulu, karenanya peran INSA sangat penting dalam mendukung program pemerintah tersebut," kata Carmelita.

Kinerja positif INSA periode 2011-2015 menjadi alasan para anggota INSA di daerah meminta Carmelita untuk kembali maju di Rapat Umum Anggota (RUA) yang akan digelar Agustus mendatang.

“Kami dari daerah melihat banyak kemajuan dicapai INSA periode 2011-2015. Terutama keberhasilan memperjuangkan aspirasi anggota untuk mewujudkan pelayaran nasional menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujar Ketua DPC INSA Makassar, Zulkifli Syahril.

Untuk diketahui, INSA akan menggelar Rapat Umum Anggota ke XVIII pada medio Agustus nanti. Salah satu agenda utama dari RUA adalah memilih ketua umum untuk periode 2015-2019. Carmelita telah memimpin INSA pada periode 2011-2015. Anggaran Dasar INSA memberi peluang bagi Carmelita untuk dapat kembali dicalonkan dalam RUA mendatang.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links