View Single Post
Old 30th June 2015, 08:28 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default PHK di Industri Tekstil Dipicu Melemahnya Daya Beli Masyarakat

Quote:
JAKARTA - Melemahnya daya beli masyarakat menghantam industri tekstil dalam negeri, bahkan menyebabkan 18 industri tekstil gulung tikar hingga Mei kemarin. Alhasil, terjadi PHK missal di industry ini.
Kondisi ekonomi yang masih melemah, tentunya membuat para pemain di industri tekstil dalam negeri, khususnya yang bergerak di pasar domestik menjadi kebingungan.

Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (Api) Ade Sudrajat mengatakan, lemahnya daya beli masyarakat saat ini dikarenakan kebijakan yang terapkan oleh pemerintah. Harga BBM yang mengikuti harga pasar, kenaikan tarif listrik, hingga harga sembako melonjak membuat masyarakat menahan diri untuk mengeluarkan uang.

"Kebijakan pencabutan subsidi BBM dan mengalihkan ke infrastruktur itu bagus. Tapi di sisi lain keuangan masyarakat terserap, karena harga BBM yang terus naik, tarif listrik naik, belum lagi diwajibkan BPJS dan efek harga sembako jadi naik. Itu yang memukul masyarakat," tutur Ade saat dihubungi Okezone, Jakarta belum lama ini.

Menurutnya, satu-satunya jalan keluar adalah Pemerintah harus mempercepat proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang direncanakan. Pasalnya jika pembangunan dijalankan, maka akan menggerakkan roda perekonomian yang berujung peningkatan daya beli masyarakat.

"Dengan proyek dijalankan otomatis akan ada pembelian lahan, pasir, kayu, beton, pasir dan industri lainnya. Nah itu tentunya menggerakkan industri-industri terkait yang akan meningkatkan pendapatan masyarakat," pungkasnya.

Menurut Ade, jika pemerintah tidak menyegerakan hal tersebut, maka industri tekstil akan terus terancam.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links