View Single Post
Old 2nd July 2015, 08:21 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Persiapan Keuangan Sebelum Persalinan

Quote:
Setiap pasangan yang menikah menginginkan momongan. Salah satu persiapan menyambut si kecil adalah biaya persalinan. Jangan sampai kesalahan perencanaan keuangan berubah menjadi utang yang timbul belakangan.
Tak ada yang bisa benar-benar memastikan berapa besaran biaya persalinan yang harus disiapkan. Sebab kondisi kehamilan setiap ibu berbeda-beda. Jika kehamilan sehat dan persalinan normal bisa dilakukan dengan bantuan bidan, biaya yang dibutuhkan hanya berkisar Rp1 juta–Rp2 juta.

Namun, bila ada masalah pada ibu atau janin, ongkos melahirkan melalui operasi caesar bisa membengkak hingga Rp20 juta. Belum lagi kalau ternyata ada penyakit yang menyertai. Biaya yang dibutuhkan untuk persalinan hingga perawatan bayi dengan inkubator bisa membengkak hingga ratusan juta Rupiah.

Maka sebaiknya Anda mempersiapkan dana dengan patokan biaya tertinggi, sekitar Rp20 juta–Rp30 juta. Berikut perencanaan keuangan untuk biaya persalinan.

1. Dana Darurat

Sistem pembayaran tunjangan untuk persalinan yang tersedia dari tempat kerja biasanya adalah cara reimburstment. Jadi Anda harus punya uang terlebih dahulu untuk membiayai proses persalinan. Setelah itu barulah mengajukan uang penggantian ke kantor. Itulah sebabnya setiap keluarga mesti punya simpanan dana darurat.

Tabungan untuk biaya tak terduga seperti ini harus dimulai sejak dini. Bila pasangan ingin segera mendapat momongan setelah menikah, dana darurat bisa disiapkan jauh-jauh hari. Kalau perlu, sejak awal menikah dengan menggabungkan tabungan ketika masih sama-sama lajang. Untuk mendapat suntikan dana yang besar, Anda bisa menyisihkannya dari Tunjangan Hari Raya atau bonus tahunan.

2. Tabungan di Rumah Sakit

Beberapa rumah sakit memberikan layanan tabungan persalinan. Anda bisa menyetorkan uang setiap kali kontrol ke dokter. Dengan menabung di rumah sakit, Anda sudah bisa mulai mencicil ongkos kamar dan fasilitas persalinan. Pihak rumah sakit pun akan mendahulukan Anda untuk mendapat ruang perawatan. Dan jika tiba-tiba ibu merasakan kontraksi, ayah tak perlu lagi terlalu repot mengurus administrasi ke sana ke mari.

3. Deposito

Anda punya waktu setidaknya sembilan bulan sejak mengetahui bahwa Anda hamil sampai waktu persalinan tiba. Jika sudah punya dana yang cukup besar, masukkan saja ke dalam deposito. Anda bisa memilih tenor selama enam bulan, untuk berjaga-jaga bila harus melahirkan prematur. Kalau tidak ada kejadian luar biasa, deposito bisa dilanjutkan dengan tenor tiga bulan. Jangan lupa memilih layanan yang tidak menyulitkan untuk mengambil uang saat dibutuhkan.

4. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS Kesehatan)

Kita mesti mengapresiasi produk keluaran pemerintah yang satu ini. BPJS kesehatan menanggung biaya persalinan normal dan caesar. Asalkan benar-benar memahami syarat dan ketentuan BPJS, dijamin Anda tidak akan menghadapi kesulitan.

Ibu hamil peserta BPJS Kesehatan harus mengikuti alur yang disyaratkan lembaga tersebut. Pertama, Anda mengecek kondisi kehamilan di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Jika kondisi kehamilan normal, Anda bisa melahirkan di puskesmas. Namun bila kehamilan berisiko, Anda akan dirujuk ke rumah sakit.

Bayi yang baru lahir dan butuh perawatan lanjutan bisa langsung menjadi peserta BPJS kesehatan agar bisa mendapatkan fasilitas kesehatan gratis. Caranya dengan segera mencatatkan bayi ke Dinas Kependudukan untuk mendapatkan Nomor Induk Kependudukan. Kemudian bayi didaftarkan sebagai peserta BPJS Kesehatan. Kartu BPJS Kesehatan bisa digunakan tujuh hari setelah pendaftaran.

5. Tunjangan dari Tempat Kerja

Jika Anda adalah karyawan, maka biasanya sudah mendapat fasilitas tunjangan kelahiran. Pastikan nilai tunjangan persalinan yang akan disediakan. Berapa besar plafon untuk persalinan normal atau caesar? Jenis kamar apa yang dibayarkan? Apakah perusahaan juga mengganti ongkos untuk cek kehamilan?

Bila sudah dipastikan, langkah selanjutnya adalah sesuaikan dengan keinginan dan kemampuan Anda. Misalnya, kantor hanya menyediakan tunjangan kamar untuk kelas 1, sedangkan Anda ingin kamar VIP. Sehingga Anda bisa menghitung berapa besar biaya yang harus disiapkan sendiri.

6. Asuransi

Biasanya asuransi komersial tidak menanggung biaya persalinan. Tapi mereka menyediakan layanan kehamilan yang akan mengganti biaya-biaya jika terjadi risiko sebelum dan setelah kelahiran bayi. Produk ini menjadi penting ketika terjadi masalah pada kehamilan. Misalnya saat bayi terpaksa harus lahir prematur dan dirawat di dalam inkubator.

Nah, selamat menyambut anggota baru.
Halo Money.co.id
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links