View Single Post
Old 9th July 2015, 04:52 PM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Investor Indonesia Pilih Investasi Jangka Panjang

Quote:
JAKARTA – Perekonomian Indonesia yang kurang stabil tampaknya tak mengurangi daya investasi. Terbukti, hasil dari Schroders Global Investment Trends Survey 2015 sebanyak 64 persen investor tetap memilih untuk berinvestasi, namun dengan jangka waktu yang lebih panjang 5-10 tahun.

Selain itu, survei tersebut juga menunjukkan bahwa 63 persen investor di Indonesia lebih memilih untuk mengalokasikan investasinya di instrumen dengan tingkat risiko rendah dan menengah.

Dalam melakukan survei, Schroders menugaskan Research Plus Ltd untuk melibatkan 20,706 investor dari 28 negara di seluruh dunia, termasuk 200 investor Indonesia, yang merencanakan berinvestasi setidaknya 10.000 euro dalam kurun waktu 12 bulan ke depan.

“Survei yang dilakukan oleh Research Plus Ltd ini bertujuan untuk melihat perilaku investasi terkait tingkat kepercayaan diri, risk appetite, perilaku keuangan, dan pendekatan investasi para investor,” tutur CEO Schroders Indonesia Michael Tjoajadi dalam keterangan tertulis, Kamis (9/7/2015).

Temuan lainnya, menyebutkan bahwa 50 persen investor di Indonesia berencana untuk mengubah instrumen investasinya sesuai dengan kondisi pasar dalam satu tahun ke depan. Tidak dapat dipungkiri, Indonesia sedang mengalami penurunan pertumbuhan ekonomi sepanjang tahun 2015.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi pada kuartal 1-2015 hanya mencapai 4,71 persen. Padahal, pada periode yang sama tahun lalu, pertumbuhan ekonomi mencapai 5,14 persen.
“Kami yakin tantangan pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini tak akan meluluhkan niat investor dalam berinvestasi. Namun, dalam berinvestasi para investor harus pandai dan cermat dalam memilih instrumen yang tepat,” ujar Michael.

Untuk itu, diperlukan konsultasi dengan penasihat keuangan profesional. Mengacu pada survei, hanya 23 persen investor yang berencana melakukan konsultasi dengan penasihat keuangan. Instrumen investasi jangka panjang seperti reksa dana saham masih dianggap sebagai langkah yang paling tepat.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links