View Single Post
Old 20th July 2015, 12:21 PM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Empat Langkah Hindarkan Indonesia dari Perang Saudara

Quote:
JAKARTA - Perekonomian Indonesia saat ini masih sangat tergantung dengan komoditas bahan mentah. Oleh karena itu, ketika pelemahan ekonomi global terjadi maka ekonomi Indonesia pun terpuruk.
Ekonom dari Universitas Sam Ratulangi, Agus Tony Poputra, menyebut jika terus mengandalkan komoditas mentah, maka bukan tidak mungkin Indonesia akan terlibat perang saudara. Dia menilai ada empat cara yang harus dilakukan pemerintah untuk mengubah pola pikir tersebut.

"Pertama, substitusi impor atas barang yang banyak diimpor, terutama kebutuhan pokok. Ini tidak berarti memproduksi 100 persen tetapi produksi dalam negeri harus dominan," kata dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu (18/7/2015).

Dia menjelaskan, substitusi impor atas kebutuhan pokok tidak sekedar jumlah tetapi juga kualitas agar masyarakat mau mengonsumsinya. Lebih lanjut dia mengatakan, produksi beras, sapi, dan rempah-rempah, bukan persoalan yang sangat sulit bagi Indonesia bila dilihat dari kondisi alam.

"Penghambat utamanya adalah perilaku rent-seeking oknum elit yang ingin produksi domestik gagal agar mendapat fee dari kuota impor. Penghambat lainnya adalah jumlah dan kualitas penyuluh pertanian, serta kelembagaannya yang sangat memprihatinkan," tutur dia.

Poin kedua, yakni mendorong hilirisasi industri. Ini tidak sekedar memperbesar nilai tambah tetapi juga memperlambat eksploitasi sumber daya alam serta mengurangi fluktuasi bahan mentah dalam negeri.

"Kebijakan hilirisasi perlu disinergikan dengan kebijakan local content, infrastruktur serta hubungan Inti-Plasma antara usaha besar, menengah, dan kecil yang berada dalam satu mata rantai produksi," katanya.

Ketiga, mengembangkan sinergitas kebijakan antar kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah. Tanpa sinergi kebijakan, maka yang terjadi adalah kebijakan saling menghambat. "Arogansi sektoral merupakan tantangan terberat yang harus dipatahkan dalam melakukan sinergi kebijakan," tambah dia.

Sementara yang keempat adalah pembangunan infrastruktur yang tereintegrasi. Banyak terjadi di Indonesia pembangunan infrastruktur di suatu wilayah tidak tereintegrasi dengan infrastruktur pendukungnya. "Akibatnya, infrastruktur yang dibangun menjadi mubazhir tidak terpakai dan cenderung menghamburkan uang," tukasnya.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links