View Single Post
Old 4th August 2015, 08:16 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Pengusaha Bantah Sengaja Inapkan Kontainer di Pelabuhan

Quote:
JAKARTA - Para importir mengaku rugi besar dengan lambatnya dwelling time (waktu bongkar muat) di Pelabuhan Tanjung Priok. Pasalnya, tarif inap barang di Pelabuhan Tanjung Priok terbilang cukup mahal.
Ketua Asosiasi Logistik Indonesia (ALI), Zaldy Ilham Masita, menyatakan tarif penyimpanan barang di Pelabuhan Tanjung Priok merupakan yang paling mahal di Indonesia. Karenanya, para importir sangat ingin barangnya keluar dengan cepat.

"Menyimpan barang itu paling mahal di Indonesia Rp130 ribu per kontainer per harinya. Kalau ada oknum importir yang menyuap itu harusnya lebih cepat," jelas Zaldy saat dihubungi Okezone, Jakarta, Selasa (4/8/2015).

Dia menambahkan, banyak pihak yang mengeluh dengan biaya titipan yang cukup mahal tersebut. Sehingga, sangat tidak benar jika ada yang menyatakan lamanya dwelling time diakibatkan dari biaya inap yang murah di Pelabuhan.

"Mereka maunya buru-buru, lebih cepat lebih baik karena kurs dolar AS naik itu sangat rugikan mereka. Otoritas Pelabuhan memang lebih diuntungkan kalau barang itu lebih lama di pelabuhan. Makanya enggak benar kalau biaya simpan lebih murah," tambah dia.

Sebelumnya, pihak Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai sempat menyatakan, lamanya dwelling time yang membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) marah diakibatkan dari murahnya biaya inap di Pelabuhan. Sehingga, para importir lebih memilih menyimpan barangnya di Pelabuhan cukup lama.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links