View Single Post
Old 5th August 2015, 03:52 PM   #1
Sek Des
 
Join Date: 23 Aug 2014
Userid: 2444
Posts: 442
Likes: 0
Liked 0 Times in 0 Posts
Post Faktor Penyabab Terjadinya Keguguran

Faktor Penyebab Terjadinya Keguguran Keguguran adalah salah satu hal yang paling banyak dikahawatirkan dan ditakutkan oleh para ibu hamil. Bayangan akan hadirnya buah hati, lucunya bayi mungil sirna sudah ketika keguguran menghampiri. Ditambah lagi oleh rasa sakit, stress, dan bahkan trauma.
leh karena itu, mari kita ketahui mengenai apa itu keguguran dan apa penyebabnya. Keguguran diartikan sebagai keluarnya janin atau persalinan prematur sebelum mampu untuk hidup. Resiko keguguran memiliki persentase sebesar 15% 40% dari ibu hamil, dan 60-75% keguguran terjadi sebelum usia kehamilan 3 bulan. Namun jumlah kejadian atau resiko keguguran akan menurun pada usia kehamilan di atas 3 bulan.
Baca Juga : Faktor Penyabab Wanita Susah Hamil
Penyabab Keguguran
Kelainan pada ibu : Ada beberapa jenis kelainan pada ibu hamil yang dapat memicu terjadinya keguguran, seperti kelainan pada pembentukan embrio yang menjadi penyebab terbesar terjadinya keguguran, dimana embrio atau calon janin tidak terbentuk secara sempurna, gagal hidup, dan kemudian dikeluarkan dari dalam tubuh.
Selanjutnya adalah kondisi rahim dan leher rahim yang lemah yang menjadi penyebab 10% peristiwa keguguran pada ibu hamil.
Selain itu, kelainan hormon juga dapat menyebabkan keguguran pada kehamilan.
Gangguan kesehatan pada ibu hamil : Ganguan tiroid, diabetes, hipertensi, anemia saat hamil, TBC, cacar, malaria, dan penyakit jantung adalah sebagian kecil dari banyak gangguan kesehatan ibu hamil yang memungkinkan terjadinya keguguran.
Faktor usia : Kehamilan di usia muda maupun di usia lanjut juga meningkatkan resiko keguguran. Kisaran usia ideal untuk hamil adalah di usia 20 hingga 30 tahun.
Jarak kehamilan yang terlalu rapat : Idealnya, kehamilan kedua atau selanjutnya terjadi di atas dua tahun setelah persalinan sebelumnya, kurang dari masa itu, kondisi rahim masih belum pulih dengan baik hingga resiko keguguran menjadi cukup besar.
Berhubungan saat hamil muda : Meskipun memiliki persentase kecil, namun beberapa kejadian keguguran terjadi akibat berhubungan pada masa hamil muda. Sebagian kecil wanita memiliki antibodi yang menganggap sperma sebagai benda asing yang kemudian bukan hanya menyerang sel sperma namun juga embrio yang baru terbentuk.
Infeksi bakteri dan virus tertentu : Virus dan bakteri juga bisa menjadi parasit yang menyerang rahim dan lapisan rahim yang kemudian memicu terjadinya keguguran.
Gaya hidup kurang sehat : Rokok, alkohol, dan obat-obatan terlarang bukan hanya memperkecil peluang kehamilan namun juga memperbesar resiko terjadinya keguguran, bahkan tingkat resikonya mencapai 2 kali lipat dibanding perempuan yang tidak melakukan gaya hidup kurang sehat tersebut.
Riwayat kehamilan sebelumnya : Wanita yang pernah mengalami keguguran sangat dimungkinkan untuk mengalami lagi keguguran pada kehamilan selanjutnya.
Jika keguguran tidak disertai dengan kemungkinan kelainan rahim, maka diperbolehkan untuk hamil kembali minimal 2 bulan setelah haid pertama pasca keguguran. Namun, jika dokter menganggap keguguran terjadi secara tidak normal, seperti hamil anggur, sebaiknya kehamilan ditunda untuk perawatan dalam pengawasan dokter hingga kehamilan selanjutnya dirasa memungkinkan.
__________________
Obat Diabetes Kering
hanifmaulana09 is offline   Reply With Quote
Sponsored Links