View Single Post
Old 7th August 2015, 08:31 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default RJ Lino Sebut Pendemo JICT Tak Nasionalis

Quote:
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo II RJ Lino mengaku kesal dengan pemberitaan media mengenai Serikat Pekerja Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) yang menolak perpanjangan konsesi perusahaan peti kemas terbesar di Indonesia itu kepada perusahaan asal Hong Kong Hutchison Port Holdings (HPH) hingga 2039. Pasalnya, dirinya merasa tidak bersalah atas hal tersebut.

"Jangan bela orang-orang yang selalu bicara nasionalis, tapi selalu melakukan sabotase. Mematikan listrik, sistem IT distop, apa itu nasionalis? Orang yang sabotase memberhentikan pelayanan kok dibelain sebagai pahlawan," ketus dia di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (6/8/2015).

Terkait nilai penjualan atau konsesi perpanjangan JICT ke HPH senilai USD265 juta atau sekira Rp3,44 triliun (kurs Rp 13.000 per dolar AS), Lino mengklaim, itu angka yang sangat baik untuk Indonesia.

"Itu nilai yang sangat baik bagi Indonesia. Saya bisa buktikan itu. Jadi kalau bicara (memperdebatkan) nilai penjualan, hanya orang yang mencari persoalan saja. Ini orang-orang yang sabotase aset negara, karena orang yang sabotase aset negara hukumannya 20 tahun, jadi mereka cari cara," tegasnya.

Terkait penurunan nilai penjualan di dokumen Perjanjian Perubahan Terhadap Amandemen Perjanjian Pemberian Kuasa pada 5 Agustus 2014, Lino kembali membela diri. Padahal dalam perjanjian tersebut, tidak ada angka USD265 juta melainkan nilai USD215 juta sebagai angka perpanjangan konsesi.

"Nilai itu dibikin Deutsche Bank (DB), perusahaan yang enggak bisa disogok. Saya bilang nilainya sekian, itu enggak bisa. Kalau merugikan negara, berarti Deutsche Bank yang salah tapi enggak mungkin mereka salah. Mereka itu sangat profesional menilai suatu aset," jelas dia.

Setelah mendapat nilai valuasi aset dari Deutsche Bank, sambungnya, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) melakukan hal yang sama. Kemudian Pelindo II melelang kembali penawaran konsesi JICT kepada perusahaan, selain HPH.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links