View Single Post
Old 10th August 2015, 09:24 AM   #1
Sek Des
 
Join Date: 23 Aug 2014
Userid: 2443
Posts: 597
Likes: 0
Liked 1 Time in 1 Post
Default Batu Ginjal Pada Anak

Batu Ginjal Pada Anak

Batu Ginjal Pada Anak » Penyakit batu ginjal tak hanya menyerang orang dewasa, Namun anak-anak juga bisa mengalaminya meskipun penyebabnya berbeda. dr Johanes Soelistyo, SpU dari Urology Centre RS Siloam Kebon Jeruk mengatakan pada orang dewasa, batu ginjal bisa disebabkan karena berbagai hal dari makanan, kurang minum hingga infeksi menjadi penyebab paling umum.

Namun pada anak-anak, batu ginjal biasanya disebabkan oleh adanya kondisi gangguan bawaan anak sejak lahir. “misalnya metabolisme terganggu jadi dia kurang bisa menyerap kalsium sehingga kalsiumnya mengedap dan jadi batu ginjal”. Contoh gangguan bawaan lainnya adalah penyempitan saluran kencing, ketika saluran kencing sempit seringkali kencing anak tidak tuntas dan masih bersisa di dalam saluran kencingnya, Hal ini memicu pengendapan urine dan sering pula mengundang infeksi.
Baca juga : Obat Penyakit Ginjal
Meski begitu dr Charles mengatakan infeksi saluran kencing pada anak sering terlambat batu ginjal yang berupa nyeri pinggang ataupun kencing berdarah dan berwarna keruh. ” kalau anak yang kelihatan demamnya, tapi kan orang tua selalu langsung bawa ke dokter anak dulu, dikasi obat, hilang, muncul lagi beberapa hari kemudian. Ketika dokternya minta periksa air seni baru ternyata ada infeksi, berdarag, nah baru ketauan kalau ada batu ginjal”. Soal jumlah kasus batu ginjal pada amal dr Charles mengaku tidak tahu, Namun yang jelas ia pernah menangani kasus batu ginjal pada anak usia 8 dan 10 tahun.
Memiliki iklim panas dan terletak di daerah tropis membuat masyarakat indonesia rentan terserang penyakit ginjal dan salah satunya penyakit batu ginjal. dr Charles mengatakan wilayah indonesia termasuk dalam ‘stone belt’ yakni wilayah yang memiliki risiko tinggi terserang batu ginjal. Selain indonesia, negara-negara lain seperti india, arab saudi hingga australia bagian utara termasuk juga dlaam stone belt.
Karena faktor iklim cuaca panas sehingga produksi keringat lebih banya, tapi tidak dibarengi dengan asupan air yang cukup sehingga tanpa disadari tubuh sering mengalami dehidrasi yang menyebabkan batu ginjal. Dijelaskan dr Marto bahwa dehidrasi menyebabkan proses pembuatan urine terganggu, kurangnya cairan dlam tubuh membuat urine menjadi lebih mudah mengental dan akhirnya mengedap menjadi batu.
Hal ini berbeda dengan Eropa yang cuacanya lebih dingin sehingga kemungkinan orang untuk mengalami dehidrasi menjadi lebih rendah, dr Wempy Subit juga dari Urology Centre RS Siloam kebon jeruk mengatakan pada masyarakat stone belt risiko batu ginjal memang tinggi. Kalu di erofa 1 dari 10 orang mengidap batu ginjal, Sementara di daerah asia terutama asia selatan, arab, india termasuk indonesia lebih tinggi 2 dari 10 orang memiliki risiko mengidap batu ginjal.
Selain cuaca panas faktor risiko lainnya adalah menu makanan indonesia yang tinggi kandungan asam uratnya, Makanan seperti emping, singkong, jeroan, seafood dan lainnya membuat pengendapan kristal menjadi lebih mudah. Untuk itu dr Marto mengatakan masyarakat harus lebih waspadai jika tak ditangani dengan baik batu ginjal akan menjadi slah satu masalah kesehatan masyarakat yang nantinya dapat membebani keuangan. Dengan mencegahnya bukan asal minum banyak air tapi banyak minum air putih sesuai kebutuhannya yakni sekita 1,5 hingga 2 liter perhari.
astianisa is offline   Reply With Quote
Sponsored Links