View Single Post
Old 18th August 2015, 09:48 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Pemerintah Harus Realokasi Utang Jangka Pendek

Quote:
JAKARTA - Krisis moneter yang terjadi pada 1998 menyebabkan perekonomian Indonesia terguncang. Agar dapat bertahan maka Indonesia harus mengambil sejumlah utang luar negeri.
Namun, seiring waktu utang negara terus mengalami peningkatan. Pengamat Ekonomi dari Indef, Eko Listiyanto, mengatakan ada beberapa penyebab kenaikan utang mengalami kenaikan. Pasalnya, saat ini penerimaan negara kerap tidak mencapai target.

"Yaitu penerimaan dan belanja defisit, tapi ada potensi penerimaan tidak sebesar dari target karena ada pelemahan ekonomi," ujar Eko, saat dihubungi Okezone, Selasa (18/8/2015).

Eko melanjutkan, meskipun jika dibandingkan dengan Produk Domestik Bruto (PDB) utang Indonesia masih terbilang aman, namun yang harus diwaspadai adalah tenor dari utang tersebut. "Kalau bicara utang, pemerintah secara keseluruhan lebih ke jangka pendek, karena dalam kondisi defisit maka nilai tukar mata uang melemah," ucapnya.

Selain itu, untuk utang dengan denominasi Valuta asing (valas) juga masih aman. Namun, jika utang tersebut dialokasikan ke anggaran belanja rutin dan hal-hal yang sifatnya tidak produktif maka akan terbuang percuma.

"Ini harus diperbaiki RAPBN ke depan untuk bayar utang. Penerapannya tidak smooth, selalu pada akhir tahun belanja rutin, belanja modal, sehingga anggarannya kecil," ungkapnya.

Menurutnya, jika disamakan dengan Yunani, maka utang luar negeri Indonesia masih lebih kecil. "Untuk perbandingan, utang kita masih relatif aman jika dibandingkan dengan negara-negara Eropa yang juga memiliki utang," tuturnya.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links