View Single Post
Old 31st August 2015, 09:08 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default PHK Merajalela, Efek Nyata Pelambatan Ekonomi

Quote:
JAKARTA - Gejolak perekonomian dunia memang tengah menyebabkan perlambatan ekonomi hampir di seluruh negara termasuk Indonesia. Hal ini juga menjadi faktor yang mengancam Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di beberapa perusahaan.

Seperti dirangkum Okezone, Jakarta, Senin (31/8/2015), perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini telah berdampak pada PHK massal pada kuartal I-2015 yang tercatat adanya kenaikan pada tingkat pengangguran oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Kita lihat sekarang konsumsi listrik di perusahaan sudah berkurang, mereka mengurangi jam kerja, contohnya pada sektor automotif, mereka tidak lagi bekerja di Sabtu-Minggu, tapi hingga Jumat, dan Sabtu-Minggu digunakan untuk kegiatan produksi,"ungkap Pengamat Ekonomi dari UI, Lana Soelistyaningsih.

Terlebih lagi, pada kuartal II-2015, ekonomi Indonesia masih berada pada angka 4,67 persen tidak jauh berbeda dibanding kuartal I-2015 yang sebesar 4,7 persen. Tidak hanya itu, nilai tukar Rupiah yang terus melemah juga mengindikasikan gejolak ekonomi yang semakin mengkhawatirkan.

Bahkan, menurut Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat, sudah ada beberapa industri tekstil yang tutup akibat kondisi ini, dan terjadi PHK dalam jumlah yang besar.

"Sampai saat ini sudah ada beberapa yang tutup (industri), yang berakibat PHK lebih dari 36 ribu orang," ungkap Ade.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengakui, PHK merupakan bentuk efisiensi yang dilakukan perusahaan akibat mengalami penurunan penjualan lantaran perlambatan ekonomi.

Hal yang serupa juga dilontarkan oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal yang menyatakan potensi PHK secara massal tinggal menunggu waktu saja, jika pemerintahan saat ini tidak cepat tanggap dalam mengatasi perlambatan pertumbuhan ekonomi.

"Diperkirakan jutaan pekerja dari sektor padat modal (capital intesive) terancam PHK dan ini mendekati 1998 bisa krisis. Pertama krisis moneter, ini kan moneter dolar AS terus menguat, IHSG menurun," kata Said.

Data KSPI juga menunjukkan ratusan ribu buruh sudah mengalami PHK. Tidak hanya itu, sebanyak 13 perusahaan di sektor padat karya juga dinyatakan bangkrut.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links