View Single Post
Old 3rd September 2015, 02:55 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 16 Feb 2015
Userid: 3276
Posts: 1,017
Likes: 0
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Normalisasi sungai, belasan rumah di tepi rel KA ditertibkan

Merdeka.com - Belasan rumah di tepi rel kereta api di sekitar Jalan Asrama, Medan, ditertibkan, Rabu (2/9). Penertiban itu dilakukan terkait normalisasi Sungai Bederah.

Aliran sungai tertutup rumah-rumah yang berdiri di lahan milik PT KAI. Akibatnya, kawasan sekitar dilanda banjir, termasuk Makodam I Bukit Barisan.

Berdasarkan surat pemberitahuan yang dikirim PT KAI kepada penghuni lahan mereka, penertiban dilakukan untuk pembuatan saluran air yang dilaksanakan mulai hari ini. Kebijakan itu didasarkan pada permohonan Panglima Kodam I Bukit Barisan kepada PT KAI Divre I Sumut.



Penertiban dilakukan tim gabungan dari PT KAI Divre I Sumut, Satpol PP Kota Medan, kepolisian dan TNI. Mereka mengerahkan alat berat berupa eskavator.

Penertiban 18 rumah ini masih tahap pertama. Selanjutnya seluruh rumah liar di kawasan itu juga akan ditertibkan. "Hari ini enggak semua, ada empat yang berada di parit yang itu harus dibongkar, kalau total semuanya ada sekitar 18 rumah menurut pihak Kereta Api jadi kami minta mereka membongkarnya," kata Camat Medan Helvetia Edi Mulia Matondang.

Warga sempat keberatan dengan penggusuran itu. Alasannya, surat pemberitahuan dari PT KAI soal penertiban itu terlambat mereka terima. Surat bertanggal 1 September itu baru sampai pada pukul 21.00 WIB. "Kami mana ada persiapan, suratnya baru sampai tadi malam," kata Boru Hutagalung, seorang warga sambil menangis.

Namun pihak kelurahan setempat sudah lebih dulu mengirimkan surat pemberitahuan. Dokumen itu dikirimkan pada Kamis (28/8). "Warga pada dasarnya menolak, tapi ini kan untuk kepentingan bersama," ucap Edi.


http://www.merdeka.com/peristiwa/nor...tertibkan.html
partisusanti is offline   Reply With Quote
Sponsored Links