View Single Post
Old 7th September 2015, 08:54 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default PHK, Mimpi Buruk Para Buruh

Quote:
JAKARTA - Perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini berdampak pada sejumlah sektor termasuk gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal. Bukan sekadar mimpi buruh bagi para buruh, gelombang PHK massal sudah terjadi di beberapa daerah.
Misalnya saja di Tangerang, para pengusaha industri di Kota Tangerang menjerit lantaran ekonomi yang melambat membuat penjualan lesu. Akibatnya, sejumlah perusahaan mulai menghentikan produksi dan merumahkan para pegawai.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Tangerang Abudh Surahman mengatakan, hingga saat ini setidaknya sudah ada sebanyak 10 perusahaan yang mengadu ke Disnaker. Mereka berkonsultasi terkait tiga hal untuk efisiensi perusahaan, yakni pengurangan jam kerja, produksi dan karyawan.

Di Jawa Tengah, sebanyak 1.306 pekerja di Jawa Tengah mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) selama periode Februari-Agustus 2015. Pekerja yang terkena PHK tersebut berasal dari 11 perusahaan dari berbagai sektor di Jawa Tengah.

Menurut Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah, Joko Sutrisno, perlambatan pertumbuhan ekonomi serta pelemahan nilai tukar Rupiah memberikan dampak signifikan bagi operasional perusahaan - perusahaan tersebut.

Tidak berhenti di situ, 800 ribu pegawai PT Central Steel Indonesia di Serang dirumahkan tanpa mendapatkan haknya. Perusahaan yang berada di wilayah Gorda Kecamatan Cikande Kabupaten Serang ini sudah mulai meliburkan sejak 19 Agustus 2015 yang lalu.

Sayangnya, data tersebut berbanding terbalik dengan data yang dimiliki Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri. Pada 2 September 2015, Hanif bilang, baru 26.506 karyawan yang terkena PHK di Indonesia per 25 Agustus 2015. Dengan PHK yang paling besar di provinsi Jawa Barat sebesar 12 ribu orang.

Jauh perbandingannya dengan kenyataan PHK yang terjadi di sejumlah daerah. Sampai-sampai, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah menyatakan pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaan tidak bisa dihindari dan kondisi tersebut harus dipahami oleh para pekerja.

Puncaknya adalah unjuk rasa yang dilakukan buruh pada 1 September lalu. Pemerintah tentunya perlu merespons cepat hal ini agar gelombang PHK tidak lagi meluas ke wilayah lainnya.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links