View Single Post
Old 18th September 2015, 10:10 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 16 Feb 2015
Userid: 3276
Posts: 1,017
Likes: 0
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Basuki "Groundbreaking" Pembangunan Masjid di Balai Kota DKI

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan masjid di Balai Kota, Jumat (18/9).

Lokasi pembangunan masjid tersebut dilakukan di kawasan Gedung Blok D, Balai Kota. Mulanya, lokasi yang akan dibangun masjid merupakan sebuah ruang yang disekat sehingga menjadi musala dan selama ini dijadikan tempat salat para Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun para tamu yang datang ke Balai Kota.

"Makanya, dulu waktu saya masuk ke sini (Balai Kota), saya tidak begitu menyadari (ada masjid atau tidak). Saya ke Jakarta Barat Safari Ramadan, masjidnya bagus banget. Lalu saya sadar, Balai Kota kok tidak ada masjid?" ujar Basuki usai meletakkan batu pertama.

Kemudian, ia pun berinisiatif untuk membangun masjid di Balai Kota. Setelah berkonsultasi, ia pun diberi beberapa model pilihan untuk bangunan masjid tersebut. Ia lantas memilih desain yang menunjukkan bangunan tersebut terlihat memang itu masjid.

Seiring dengan pembangunan itu, bangunan gedung Blok D juga akan dilakukan rehab sehingga pengerjaannya bersamaan. Biaya yang dianggarakan untuk pembangunan masjid dan rehab tersebut adalah sebesar Rp 18,83 miliar di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2015.

Basuki mengatakan, mereka yang berkantor di Blok D akan dipindahkan dahulu ke bagian atas dan beberapa di antaranya dipindah juga ke Gedung DPRD.

"Namanya kan sudah punya, Fatahillah. Jadi namanya Masjid Fatahillah saja," katanya.

Pembangunan masjid ini ditargetkan bisa rampung akhir tahun ini juga. Sebab kontraktor pembangun masjid tersebut sudah menyelesaikan pembangunan masjid di Jakarta Pusat dan Jakarta Barat. Ia menilai pekerjaannya pun begitu bagus dan cepat.

Basuki juga membantah dilaksanakan mulainya pembangunan masjid di Balai Kota ini menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta pada tahun 2017 mendatang.

"Pilkada masih lama, Belanda masih jauh. Saya omongnya dari tahun lalu. Orang mau nilai tidak usah diomongin lah, biar saja. Habis masa kamu tidak mau kerja? Itu melawan yang takut supaya kita tidak kerja. Orang pemilihan masih Februari 2017, [kepemimpinan] saya juga berakhirnya masih Oktober 2017," katanya.












http://www.beritasatu.com/megapolita...-kota-dki.html
partisusanti is offline   Reply With Quote
Sponsored Links