View Single Post
Old 25th September 2015, 11:04 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Pedagang Elektronik Glodok Keluhkan Anjloknya Rupiah

Quote:
JAKARTA - Kondisi Rupiah yang kian terpental terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga hampir menembus Rp14.800 per USD tentu membuat pedagang elektronik 'gerah'. Lantaran, semakin anjloknya Rupiah, membuat harga elektronik yang dijualnya akan semakin melambung tinggi, karena barang tersebut impor dan tentu masyarakat akan enggan membeli barang-barang elektronik karena harganya jadi mahal.

Benar saja, hal ini pun dialami di salah satu pusat elektronik terbesar di Jakarta, yakni Glodok. Okezone menelurusi beberapa pedagang elektronik yang menjual beberapa dagangannya, seperti handphone, kamera SLR, hingga laptop yang didominasi oleh barang-barang impor.

Apalagi, sebelumnya Chief economist Bank Mandiri Destry Damayanti mengakui, banyak pedagang elektronik di Glodok yang langsung 'jebret' menaikkan harga elektronik yang dijualnya karena mengacu kepada kondisi Rupiah terhadap dolar AS.

Rata-rata, para pedagang ini menaikkan harga elektronik yang dijualnya. Tidak tanggung-tanggung, naiknya ratusan ribu Rupiah hingga jutaan Rupiah.

Para pedagang ini memang mematok harga elektronik yang dijualnya berdasarkan kurs Rupiah terhadap dolar AS saat ini.

Tercatat, Rupiah terus terpuruk dari awal pemerintahan Jokowi-JK hingga saat ini. Pelemahan ini memang disebabkan lebih dikarenakan faktor eksternal, yakni gejolak perekonomian global seperti Amerika Serikat (AS) hingga China.

Namun, para pedagang ini meminta pemerintah dan regulator agar menstabilkan nilai tukar Rupiah.

Salah satunya toko yang menjual barang-barang elektronik seperti laptop maupun netbook. Ari salah satu pedagang di toko tersebut mengakui, sudah menaikkan harga jual laptopnya hingga Rp400 ribuan per unit.

Ari pun menunjukkan salah satu laptop kepada Okezone yang harganya naik cukup signifikan akibat anjloknya Rupiah. Kondisi Rupiah ini memang membuat harga-harga barang impor, tidak terkecuali barang-barang elektronik akan tergerek.

"Nah ini laptop, yang biasa kita jual Rp5,5 juta jadi Rp5,9 juta," katanya kepada Okezone.

Ari berdalih, tokonya sengaja menaikkan harga jual laptop ini karena kondisi Rupiah yang terus menunjukkan pelemahan.

"Ya kami antisipasi anjlokanya Rupiah. Eh bener sekarang Rupiah anjlok," paparnya.

Kendati demikian, dirinya mengaku dampak dari anjloknya Rupiah membuat minat masyarakat untuk membeli laptop agak berkurang. Walaupun dirinya tidak menjelaskan, berapa penurunan omzet penjualan akibat anjloknya Rupiah.

"Ya ada yang beli, satu dua orang," jelasnya.

Okezone pun mencoba mencari pedagang elektronik lainnya yang menaikkan harga dagangannya. Hal inipun diakui oleh pedagang elektronik yang menjual berbagai macam kamera SLR dengan berbagai merek yang sudah terkenal, seperti Canon hingga Nikon.

Pedagang yang enggan mau disebutkan namanya ini secara terang-terangan telah menaikkan harga kamera yang dijualnya hingga jutaan Rupiah.

"Ini kamera SLR Canon 7D tipe terbaru, dijual sekira Rp24 juta. Dulu cuma Rp20 jutaan, naik-naik terus," paparnya.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links