View Single Post
Old 27th September 2015, 09:22 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Pipanisasi Dinilai Lebih Efisien untuk Blok Masela

Quote:
JAKARTA - Pengembangan infrastruktur gas pada Blok Masela, Maluku, sejatinya masih belum ditentukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Pasalnya, tidak ada kesepakatan yang terjalin antara Menteri ESDM Sudirman Said dan Menko Kemaritiman Rizal Ramli.
Menteri ESDM Sudirman Said lebih memilih infrastruktur di Blok Masela dengan membangun fasilitas pengolahan LNG terapung (Floating LNG/FLNG). Sedangkan, Menko Kemaritiman Rizal Ramli memilih pipanisasi.

"Untuk Masela perlu dikaji lebih dalam terhadap prospek masa depannya, biaya investasi, return of Investmentnya dan risikonya," kata Direktur Energy Watch, Ferdinand Hutahaean, kepada Okezone di Jakarta.

Ferdinand menyebutkan, dibandingkan floating LNG, pipanisasi menjadi investasi yang lebih efisien, meskipun investasi di awalnya mahal. Menurutnya, efisiensi pipanisasi bisa dilihat dari jangka panjang saat pendistribusian gas tersebut bisa lebih murah.

"Berbeda dengan bila membangun LNG terapung yang investasi awalnya lebih ringan tapi operasional jangka panjangnya lebih mahal," tambahnya.

Meski pipanisasi lebih efisien, Ferdinan menyarankan pemerintah untuk tetap mendalami kembali sebelum memutuskan infrastruktur seperti apa sebagai penunjang fasilitas di Blok Masela.

Pasalnya, jika menerapkan pipanisasi, pemerintah harus memastikan faktor keamanan, sumber dana juga perlu dipertimbangkan dengan masak, pakai dana pemerintah atau dari swasta. "Jika menggunakan investasi asing lebih baik bangun pipanisasi karena lebih murah biaya operasionalnya daripada membangun terminal LNG terapung," kata dia.

"Namun sekali lagi tetap perlu kajian secara komprehensif terhadap faktor-faktor yang saya sampaikan di atas. Jangan sampai karena rebutan pengaruh dari kelompok bisnis tertentu yang punya kepentingan akhirnya kajian menjadi tidak akurat dan feasible," tutupnya.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links