View Single Post
Old 27th September 2015, 09:25 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Rizal Ramli Jangan Jadi Superman apalagi Supermenteri!

Quote:
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli menyarankan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk membangun infrastruktur pipanisasi pada Blok Masela, Maluku.
Padahal, Kementerian ESDM sendiri telah memegang hasil rekomendasi SKK Migas yang merekomendasikan pembangunan infrastruktur fasilitas pengolahan LNG terapung (Floating LNG/FLNG).

Direktur Energy Watch Ferdinand Hutahaean mengatakan, Menko Kemaritiman Rizal Ramli harus sadar kewenangannya sebagai pemerintah meskipun Kementerian ESDM di bawah koordinasi Kemenko Kemaritiman.

"Menko maritim harus sadar wewenangnya sejauh mana, jangan menjadi superman atau supermentri yang mengatur semua kebijakan kementrian di bawahnya," kata Ferdinand kepada Okezone, Jakarta.

Ferdinand menuturkan, Menko Kemaritiman Rizal Ramli seharusnya mengambil sikap untuk melakukan monitoring dan pengawasan implementasi pada proyek pengembangan Blok Masela dari penyimpangan-penyimpangan dalam kebijakan Kementerian ESDM.

"Misalnya me-review budget dan teknologinya untuk menyempurnakan kebijakan menteri. Sehingga Menko punya peran koordinatif dan tidak mengambil alih peran menteri," tambahnya.

Menurut Ferdinand, jikalau semua keputusan ada di tangan sebuah menteri koordinator, maka untuk apa ada menteri di bawah koordinator. "Pecat saja semua biar Menko yang urus semua. Ini masalah tatanan negara juga, jangan sampai jadi amburadul," tegasnya.

Dia melanjutkan, usulan yang diajukan Menko Kemaritiman Rizal Ramli mengenai pembangunan pipanisasi pada Blok Masela merupakan usulan yang baik. Namun, jika usulan tersebut berbuntut kepada keputusan merupakan hal yang salah. Sebab, keputusan pembangunan infrastruktur ada di tangan Menteri ESDM Sudirman Said.

"Nah di sinilah Menko kemaritiman harusnya tidak memaksakan kehendaknya dan harus menerima kebijakan yang diputuskan oleh regulator, karena regulatornya adalah Mentri ESDM bukan Menko," kata dia.

"Itulah kenapa saya tadi sampaikan lebih baik menko ambil sikap melakukan review budget dan teknologi untuk lebih memperkuat kebijakan seraya melakukan monitoring sehingga tidak ada penyimpangan dalam kebijakan tersebut," tutupnya.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links