View Single Post
Old 4th October 2015, 01:31 PM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Industri Terlambat Antisipasi Perubahan Konsumsi Masyarakat

Quote:
SOLO - Melemahnya perekonomian global yang tidak direspons cepat oleh pelaku industri Tanah Air membuat perubahan pola konsumsi masyarakat. Pasalnya banyak bermunculan masyarakat golongan menengah dengan pendapatan tinggi dan konsumsi yang luar biasa.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jateng, Iskandar Simorangkir mengatakan, ketika masyarakat masih berpendapatan rendah, maka hanya memenuhi kebutuhan dasar. Namun saat pendapatan naik, kebutuhan masyarakat lebih tinggi.

Menurutnya, dengan tingginya konsumsi ini maka kalangan industri pun kelabakan memenuhinya, sehingga harus melakukan impor. "Justru hal itulah yang terjadi bahwa kalangan industri lambat mengantisipasi meningkatnya kebutuhan konsumsi tersebut," papar Iskandar, Sabtu (3/10/2015).

Iskandar melanjutkan, saat ini memang terjadi pelemahan namun harus berpikir positif dan optimis perekonomian kembali membaik. Masalahnya, pengeluaran pemerintah yang sebelumnya hanya 30 persen dan sulit meningkat, sekarang sudah mencapai 60 persen. Neraca perdagangan di semester III -2015 juga meningkat.

"Itu artinya ada aliran modal dan finansial dari luar sebesar USD3,4 miliar dan merupakan indikasi orang asing kembali percaya dalam menanamkan modal di Indonesia," tegasnya.

Selain itu Iskandar juga menyatakan agar masyarakat jangan terlalu perpikiran lemahnya rupiah akan berdampak terhadap banyaknya PHK. Padahal, salah satu sebab melemahnya pelemahan nilai tukar mata uang juga banyak terjadi di negara lainnya sebagai dampak dari pengaruh perekonomian global.

"Dan kita tidak bisa menghindar dari itu (pelemahan ekonomi global), karena tidak ada batas keuangan," tambah dia.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links