View Single Post
Old 5th October 2015, 12:25 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 16 Feb 2015
Userid: 3276
Posts: 1,017
Likes: 0
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Ekosistem startup di Indonesia perlu dibangun

Jakarta (ANTARA News) - CEO Kibar, Yansen Kamto, menilai ekosistem startup perlu diciptakan seperti layaknya industri musik.

"Bicara tentang industri musik, kita bisa ke studio musik, lalu rekaman, demo rekaman dapat ditawarkan ke radio, produser, atau label, tapi industri teknologi di Indonesia ekosistemnya tidak ada," kata dia pada Startup Weekend Jakarta, Minggu.

Seperti halnya Justin Bieber yang didukung Usher atau Beyonce yang dibangun oleh Jay Z, tidak hanya "tempat kerja" di mana anak muda dapat memulai perusahaan rintisan di bidang teknologi (startup), mereka juga memerlukan para mentor.

Namun, Yansen menyayangkan sebagian besar orang saat ini justru hanya melihat funding tanpa membangun ekosistem.

"Saya ingin menjadi seperti GO-Jek, the next Kaskus, tapi apakah dengan uang saja, tanpa mentoring, bisa terwujud?", ujar dia.

Kibar adalah organisasi yang fokus dalam pembinaan anak muda Indonesia dengan mendorong wirausaha melalui startup.

Sebagai usaha dalam membangun ekosistem startup, Kibar memiliki incubator startup di Surabaya, Start Surabaya, dan di Yogyakarta, Inovative Academy yang bekerja sama dengan UGM.

"Yang terjadi di inkubator di Surabaya, anak yang membuat startup layanan pencari kos-kosan, kami temukan dengan strategic partner pengembang properti yang dapat memberi masukan," kata Yansen.

"Di Surabaya juga ada GO-Jek versi mahasiswa, yang lagi-lagi kami pasangkan dengan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang otomotif untuk bisa bantu motor lebih murah," sambung dia.

Yansen berharap akan ada lebih banyak lagi para "pemain" di industri teknologi untuk dapat bersama-bersama membangun ekosistem startup.

"Karena ujung-ujungnya kita harus jadi produsen, jangan kita terus-terusan dilihat sebagai bangsa yang isinya 250 juta orang yang siap dieksploitasi," tambah dia.














http://www.antaranews.com/berita/521...perlu-dibangun
partisusanti is offline   Reply With Quote
Sponsored Links