View Single Post
Old 15th October 2015, 08:19 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Ada Diskon Listrik Tengah Malam, Ribuan Buruh Tekstil Bisa Kerja Lagi

Quote:
KUPANG - Paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan Presiden Joko Widodo diperkirakan akan mendorong lagi produktivitas dan memulihkan lapangan kerja bagi buruh yang sempat dipecat.

"Memang untuk industri menengah ke atas paket ketiga ini baik, namun untuk kalangan menengah ke bawah terutama rakyat di pedalaman, paket ini belum efektif menggairahkan daya beli masyarakat yang sempat jatuh sejak beberapa bulan terakhir," kata Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Nusa Tenggara, Timur Stanis Tefa, di Kupang, Rabu (14/10/2015).

Mantan Anggota DPRD NTT itu mengemukakan, paket kebijakan ekonomi tersebut efektif mendorong ekonomi nasional yang sempat jatuh, serta memberikan pemulihan lapangan kerja bagi buruh dan pekerja yang sempat dipecat.

Dia menambahkan, dari tiga paket yang diluncurkan secara bertahap itu paket kebijakan ekonomi III ini lebih menyentuh sektor riil di antaranya tarif listrik untuk penggunaan pukul 23.00 hingga 08.00, dengan potongan harga hingga 30 persen. "Sehingga membuat pengusaha dan pekerja bisa bernafas lega, hingga dua tahun ke depan," katanya.

Pasalnya, para pengusaha tekstil yang sebagian besar menjalankan industri 24 jam per hari, bisa memaksimalkan tarif baru ini dengan mempertinggi produktivitas pada malam hari karena sebagian besar pabrik tekstil bisa memanfaatkan potongan tarif listrik di malam hari.

Oleh karena itu, langkah pemerintah terkait tarif listrik malam hari ini akan membuat banyak buruh tekstil yang kehilangan pekerjaan bisa kembali bekerja dan mempertahankan kelangsungan hidup bersama keluarga.

"Ribuan buruh bisa dipekerjakan kembali, kebanyakan di shift malam. Itu berarti hampir seluruh buruh yang dipecat karena kelesuan ekonomi, bisa bekerja kembali," katanya.

Data Asosiasi Pengusaha Tekstil, sebanyak 36.000 dari 2,7 juta karyawan tekstil di Indonesia mengalami pemecatan akibat pelambatan ekonomi belakangan ini.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links