View Single Post
Old 15th October 2015, 08:27 AM   #1
Wakil Camat
 
Join Date: 31 Oct 2014
Userid: 2758
Location: SmovieX.com | Tempat nonton dan download Film | Sering-sering berkunjung yah!
Posts: 3,641
Likes: 41
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Strategi Atur Gaji Agar Tak Berat di Ongkos

Quote:
JAKARTA - Perlambatan ekonomi dan mahalnya harga bahan bakar minyak (BBM) tentu menambah beban pengeluaran. Akibatnya, masyarakat yang biasa menggunakan kendaraan pribadi sudah pasti harus mengeluarkan kocek lebih dalam.

Perencana keuangan, Freddy Pieloor, mengatakan bahwa masyarakat harus cerdas dan cermat berhitung antara pemasukan gaji dengan pengeluaran rutin per bulan. Dia mengatakan, masyarakat tidak boleh salah perhitungan sehingga mengakibatkan defisit anggaran.

Menurutnya, masyarakat harus menghemat biaya transportasi, mengingat sering terjadi masalah pada akses jalan raya. Oleh karena itu, dia menyarankan agar masyarakat menggunakan transportasi umum sebagai aktivitasnya. Sehingga, mereka tidak perlu mengeluarkan biaya lagi untuk membeli bensin.

"Kita mesti hitung lagi berapa gaji kita dan anggaran transportasi berapa. Kita sudah ada beberapa skema alokasi gaji," ujar Freddy, saat dihubungi Okezone.

Freddy membeberkan, skema alokasi gaji terdiri dari 2,5 hingga 10 persen dialokasikan untuk sedekah (zakat), kewajiban utang maksimal dialokasikan maksimal 30 persen.

Kemudian, alokasi untuk asuransi atau proteksi ada yang sampai 5-10 persen, untuk investasi dialokasikan maksimal 10 hingga 20 persen, alokasi pendidikan anak maksimum 15 persen, untuk rumah tangga dialokasikan maksimal 60 persen, alokasi untuk pribadi maksimal 5 persen, dan alokasi perjalanan wisata jangka panjang maksimal 5 persen.

"Dari delapan alokasi tersebut tidak boleh 100 persen. Alokasi rumah tangga itu termasuk transportasi, makanan dan minuman, serta pakaian. Sekarang kita alokasikan transportasi biaya rumah tangga sebesar 1-5 persen itu sudah lumayan besar, biaya transportasi ini tidak membebani dan mengurangi," ucapnya.

Jika dibandingkan dengan menggunakan kendaraan pribadi, yang meliputi biaya bensin, biaya parkir, tol, service rutin, ganti oli, kemudian pajak kendaraan, asuransi kendaraan, akan menjadi pemborosan. Dia menyarankan, agar menggunakan transportasi umum seperti bis atau omprengan.
SUMBER : Okezone.com
sucyresky is offline   Reply With Quote
Sponsored Links