View Single Post
Old 24th October 2015, 07:03 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 16 Feb 2015
Userid: 3276
Posts: 1,017
Likes: 0
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Ahok Sambut Baik Rencana Polda Metro Jaya Bangun Tempat Aman Anak

Jakarta - Polda Metro Jaya berencana membangun Tempat Aman Anak di kawasan Jakarta dan sekitarnya. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyambut positif rencana tersebut.

"Kita oke saja, jadi sebenarnya taman ramah anak sudah ada banyak standar, yang ada mainan dan sebagainya. Kami kembangkan lebih dari itu. Kita ingin terintegrasi, makanya kita buat RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak)," ujar Ahok di Universitas Paramadina, Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Sabtu (24/10/2015).

Menurutnya, RPTRA juga merupakan pengembangan dari Tempat Aman Anak. Karenanya, Ahok berencana membangun ratusan RPTRA yang tersebar di setiap kelurahan untuk menjadi tempat komunitas masyarakat sekitar.

"Kita usahakan tempat-tempat seperti itu kita mau perbanyak RPTRA. Nanti lama-lama jadi kebentuk dengan sebuah komunitas. (Nanti terintegrasi) karena kalau di rumah enggak mungkin dong. Masa main futsal di rumah?" sambung dia.

"(Polda) Itu dia konsepnya house. Sebetulnya kenapa bisa seperti itu karena banyak RT/RW kita tidak berfungsi," sebut Ahok.

Dia mendorong agar Ketua RT dan Ketua RW setempat untuk bisa lebih memperhatikan warganya. Mereka harus bisa menjadi seperti manajer di kelurahannya sendiri.

Sebelumnya, Direktur Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Metro Jaya Kombes Budi Widjanarko menyebut Polda Metro Jaya akan mengerahkan 845 anggota Bhabinkamtibmas untuk mendukung Tempat Aman Anak di kawasan Jakarta dan sekitarnya.

Anggota Bhabinkamtibmas ini nantinya yang akan menindaklanjuti laporan pemilik 'Tempat Aman Anak' ketika mendapatkan anak korban kekerasan.

Budi mengatakan, anggota Bhabinkamtibmas diberdayakan untuk terjun langsung dalam gerakan ini. Bhabinkamtibmas bertugas menyeleksi masyarakat yang nantinya rumah atau tempat-tempatnya akan dijadikan Tempat Aman Anak.

Seleksi dilakukan secara ketat dengan melakukan interview tidak hanya terhadap warga yang dipercaya 'menampung' anak, tetapi juga terhadap warga dan RT/RW di lingkungannya itu.

"Bhabinkamtibmas akan mencari masyarakat dan menyeleksi tempat-tempat, ruko-ruko, maupun rumah tangga untuk dijadikan 'agen' untuk ditempelkan stiker Tempat Aman Anak dengan berbagai pertimbangan. Agen ini dalam rangka memberikan rasa aman bagi anak-anak," papar Budi.















http://news.detik.com/berita/3052371...mpat-aman-anak
partisusanti is offline   Reply With Quote
Sponsored Links