View Single Post
Old 11th August 2012, 12:28 AM   #29
endar.agustyan
[M]
Sek Cam
 
endar.agustyan's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2012
Userid: 17
Location: Bandung
Posts: 2,185
Real Name: Endar Agustyan
Likes: 43
Liked 85 Times in 51 Posts
Default

Investasi Tumbuh, Indonesia Tak "Overheating"
Penulis : Ester Meryana | Jumat, 10 Agustus 2012 | 07:46 WIB


http://bisniskeuangan.kompas.com/rea...ak.Overheating



Quote:
JAKARTA, KOMPAS.com — Vice President Economist Asia Pasific Economic & Market Analysis Citi Indonesia Helmi Arman berpandangan, ekonomi Indonesia tidak akan kepanasan (overheating) mengingat investasi barang modal terus berjalan.

"Overheating kalau dilihat dari indikator tradisional enggak," sebut Helmi kepada Kompas.com, di sela-sela acara buka puasa Citi Indonesia dengan wartawan, di Jakarta, Kamis (9/8/2012) malam.

Dia menjelaskan, kondisi ekonomi yang kepanasan adalah kapasitas pabrik sudah mencapai batas atasnya, sementara permintaan masyarakat terus naik. Alhasil, harga barang akan tinggi. Namun, dengan kondisi sekarang ini bahwa impor bahan baku ataupun investasi terus berjalan, ia melihat overheating tidak terjadi. "Investasi barang modal jalan terus itu mengurangi overheating," tegas Helmi.

Ia pun menyebutkan, menurut perhitungan Citi, inflasi Indonesia bisa berada di bawah 5 persen, tepatnya 4,8 persen, pada tahun 2012. Intinya, kata dia, konsumsi masyarakat Indonesia dan investasi masih bisa tumbuh dua-duanya. Karena kalau hanya konsumsi yang tumbuh, sedangkan investasi tidak, maka inflasi akan terjadi.

Namun, karena keduanya tumbuh, inflasi pun berhasil ditekan. "Overheating dalam hal kenaikan inflasi saya rasa tidak," tandas Helmi.

Sebelumnya, Kepala Ekonom BNI Ryan Kiryanto juga berpendapat, ekonomi Indonesia tidak akan kepanasan sejauh inflasi bisa dijaga di bawah 5 persen dan ekonomi tumbuh minimal 6 persen. "Ekonomi Indonesia tidak akan overheating sejauh inflasi bisa dijaga di bawah 5 persen dan ekonomi tumbuh minimal 6 persen," sebut Ryan kepada Kompas.com, Rabu (8/8/2012).

Dia mengatakan, pencapaian ekonomi Indonesia yang tumbuh 6,4 persen pada kuartal II lalu termasuk bagus di tengah ancaman krisis yang sedang terjadi di Eropa dan Amerika Serikat. Dua hal yang menjadi tumpuan pertumbuhan ekonomi adalah tingginya konsumsi domestik dan investasi.

Ia pun memproyeksikan ekonomi masih akan tumbuh di kisaran 6,3-6,4 persen pada dua kuartal terakhir seiring ekspor yang semakin melemah. "Untuk 2012 sendiri, proyeksi pertumbuhan ekonomi berkisar 6,3-6,4 persen," tambah Ryan.

Pertumbuhan ekonomi di atas 6 persen menjadi salah satu syarat untuk menjaga ekonomi tidak overheating. Syarat lainnya adalah inflasi yang dijaga di bawah 5 persen. Overheating adalah kondisi perekonomian yang tumbuh positif, tetapi dibarengi dengan tingkat inflasi yang tinggi, utamanya akibat kenaikan daya beli masyarakat.
__________________
endar.agustyan is offline   Reply With Quote