View Single Post
Old 10th November 2015, 06:10 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 16 Feb 2015
Userid: 3276
Posts: 1,017
Likes: 0
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Ini Kelebihan RSUD Koja yang Baru Diresmikan

Jakarta - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja yang akan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bangunan barunya pada Selasa (10/11), hari ini memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan kondisi tahun-tahun sebelumnya.

Selain memiliki gedung baru, RSUD Koja juga memiliki sistem antrian modern layaknya bank swasta, dimana pengunjung tinggal meletakkan kartu BPJS ataupun JKN dan ‎tinggal menekkan model.

‎Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD Koja, Safitri Handayana, mengatakan Gedung baru Blok D yang akan diresmikan oleh Ahok hari ini memiliki kapasitas 375 tempat tidur kelas III yang selesai dibangun pada pertengahan tahun ini.

"Sistem antrean yang dimiliki RSUD Koja ini merupakan inisiasi dari Dirut Koja yang baru, karena gagasan dan ide beliau merupakan wujud nyata dan terinspirasi pembenahan yang dilakukan oleh pak Gubernur selama ini," ujar Safitri, Selasa (10/11) siang.

Menurutnya, RSUD Koja yang terdiri dari 4 bangunan utama (Blok A, B, C, dan D) memiliki total 950 tempat tidur untuk pasien dengan beragam kelas dan jenis, sedangkan satu bangunan lainnya (Blok E) merupakan tempat parkir kendaraan bermotor bagi pengunjung dan karyawan RSUD Koja.

"Selain sistem antrian, kita juga memiliki helipad, sehingga bila ada pasien emergency dari Kepulauan Seribu bisa langsung diterbangkan ke RSUD Koja menggunakan helikopter tanpa harus bermacet-macetan," tambah Safitri.

Sedangkan, Direktur Utama RSUD Koja, Theryoto, ‎mengakui pembenahan utama yang ia lakukan saat menjabat sebagai Dirut pada tahun 2014 lalu yakni pembenahan sistem antrian dan IGD yang jauh lebih modern sehingga membuat pasien semakin merasa nyaman dan terbantu.

‎"Pasien hanya tinggal men-scan kartu yang ia miliki ke Anjungan Daftar Mandiri, kemudian ia dapat langsung terhubung ke antrean layanan poli yang dibutuhkan dan menghemat waktu tidak perlu lagi mengambil nomor antrean," ucap Theryoto.

Ia mengaku sistem antrean tersebut‎ ia buat karena calon pasien peserta BPJS ataupun JKN sudah datang sejak dini hari untuk mengantre menggunakan sendal jepit ke meja pendaftaran yang masih menggunakan sistem manual.

"Pasien yang berobat ke RS biasanya mengalami stagnansi pada tiga titik, yakni harus menunggu pendaftaran, menunggu diperiksa oleh dokter, dan menunggu ambil obat, makanya dengan sistem scan modern ini pengunjung dapat menghemat waktu mereka," tambah Theryoto.

Dikatakannya, untuk 600 antrean pelayanan BPJS yang dibuka pada Pukul 07.00 WIB hanya membutuhkan waktu 20 menit bagi pengunjung untuk mendaftarkan nomor antreannya yang sudah terintegrasi ke berbagai jenis pelayanan medis.

"Kita berkomitmen untuk memberantas calo tiket dan membuat pengujung merasa nyaman dengan berbagai peningkatan fasilitas yang ada disana," tandas Theryoto.

Sementara itu, Rifky (23) salah satu pasien RSUD Koja yang sedang menggunakan sistem antrian di Gedung Blok D mengaku sistem yang digunakan oleh manajemen pihak rumah sakit sangat membantu dirinya.

"Sangat praktis mas, apalagi scannya gak sampai setengah menit, dan tinggal langsung menuju lantai yang dituju sesuai pelayanan medis yang diperlukan," tuturnya.















http://www.beritasatu.com/pelayanan-...iresmikan.html
partisusanti is offline   Reply With Quote
Sponsored Links