View Single Post
Old 10th November 2015, 06:23 PM   #1
KaDes Forumku
 
Join Date: 16 Feb 2015
Userid: 3276
Posts: 1,017
Likes: 0
Liked 5 Times in 5 Posts
Default Tower Bersama Infrastructure Raih Penghargaan Infrastruktur

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) meraih Top Infrastructure Award 2015. Pencapaian yang diraih lantaran sebagai perusahaan infrastruktur yang sehat dengan kinerja dan berdaya saing tinggi.

Kategori penghargaan yang diberikan emiten yang memiliki kode ticker TBIG ini adalah Top Infrastructure on Non-Building Construction 2015 sesuai sektor usaha di Bursa Efek Indonesia.

Penghargaan ini digelar oleh majalah Business News Indonesia, Gapensi (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia), dan Pefindo (PT Pemeringkat Efek Indonesia). Tujuannya untuk mendorong perusahaan infrastruktur maupun pendukungnya di Indonesia agar terus meningkatkan kinerja dan prospek usahanya.

Chief Project Implementation TBIG, Yogi Pamungkas mengatakan, jelang HUT perusahaan yang ke-11, pihaknya ingin jadi yang terbaik dengan melakukan pengembangan produk dan SDM guna mendukung target perusahaan.

“Untuk proyek ke depan kami masih terus membangun tower 3 operator besar seperti Telkomsel, Indosat dan XL. Begitu juga dengan operator lainnya. Saat ini sudah ada 12.000 tower yang kami bangun dan menuju hingga 20 ribu,” ‎ujar Yogi dalam keterangannya, Minggu (8/11/2015).

Sementara itu, Ketua Dewan Juri Top Infrastructure 2015 Iskandar Z Hartawi mengatakan, proses penilaian dilakukan sejak awal Agustus 2015, dengan menggunakan metode laba ekonomis atau EVA Plus (Economic Value Added). Metode ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana manajemen telah berupaya dalam meningkatkan value perusahaannya.

Penilaian metode EVA Plus yakni besaran dan perubahan Laba Ekonomis 2 tahun terakhir, momentum laba ekonomis, pengungkit investasi dan pengungkit aset tak berwujud. Kriteria umum penilaiannya adalah perusahaan infrastruktur terbuka memiliki kinerja keuangan serta prospek bisnis yang baik.

Iskandar menambahkan, percepatan pembangunan infrastruktur di Indonesia merupakan salah satu priroitas utama pembangunan pemerintahan kabinet kerja, akan cepat terealisasi jika dilakukan oleh perusahaan-perusahaan yang sehat, serta berkinerja dan berdaya saing tinggi.

Kinerja keuangan TBIG pada semester I-2015 berhasil mencatat pendapatan dan Ebitda masing-masing sebesar Rp1,67 triliun dan Rp1,42 triliun. Jika pencapaian triwulan kedua ini disetahunkan, maka total pendapatan dan EBITDA perseroan mencapai Rp3,38 triliun dan Rp2,86 triliun.















http://ekonomi.metrotvnews.com/read/...gaan-infrastru
partisusanti is offline   Reply With Quote
Sponsored Links