View Single Post
Old 12th August 2012, 09:19 PM   #3
admin
Administrator
 
admin's Avatar
 
Join Date: 5 Jul 2012
Userid: 1
Posts: 5,267
Likes: 1,721
Liked 196 Times in 118 Posts
Default

Teguh Sartono, Wartawan Radio Elshinta:Selamat sore, Pak Presiden.Presiden Republik Indonesia:Selamat sore.Teguh Sartono, Wartawan Radio Elshinta:Teguh dari Radio Elshinta, Pak. Sejak tahun 2009 lalu, sudah sering diwacanakan penggunaan hak pilih TNI-Polri, Pak, dalam pemilu sejak tahun 2009. Dan 2014, wacana itu tidak terwujud kembali dan banyak disayangkan oleh sejumlah pegiat LSM dan pengamat militer.Pertanyaannya, Pak, apakah hak itu akan digunakan pada tahun 2019 nanti? Dan pandangan Bapak Presiden terhadap wacana ini seperti apa, Pak? Terima kasih.Presiden Republik Indonesia:Ya. Saya sebagai pemimpin politik karena saya dipilih oleh rakyat, sehingga saya akan menyampaikan pandangan saya dalam konteks yang tepat. Karena yang lebih tepat menyampaikan jawaban ini, apakah sudah saatnya atau belum saatnya, TNI dan Polri menggunakan hak pilihnya dalam pemilu, adalah ya TNI dan Polri itu sendiri. Tentu karena oganisasi itu memiliki pemimpin, ya Panglima TNI dan Kapolri itu.Saya beberapa kali berbicara dengan, baik Panglima TNI maupun Kapolri, tentang hal ini, maka pandangan beliau-beliau yang saya anggap logis, meskipun saya tidak mencampuri, saya menghormati, karena domain TNI dan Polri. Dan itu hak masing-masing anggota TNI dan Polri, meskipun tolong dibedakan hak dengan kewajiban. Ada punya hak belum tentu digunakan haknya itu. Kecuali kalau wajib, mengikuti pemilu ini hak untuk mengikuti pemilu.Yang saya pandang logis dan jernih cara berpikir pimpinan TNI dan Polri, pada tingkat sekarang ini dan juga pada pemilu tahun 2014, dipandang belum cukup siap karena, kalau demokrasi ini belum kokoh benar, tradisi dan kulturnya juga belum mantap benar, maka TNI dan Polri yang harus dijaga soliditasnya, kekompakannya, persatuannya, seraya mengamankan dan mengawal pemilu itu. Manakala mereka sendiri juga ikut sebagai pemilih, dikhawatirkan ada ekses, dikhawatirkan ada masalah-masalah yang justru bisa mengganggu tugas mereka semua dan justru menimbulkan masalah baru intern TNI dan Polri. Kalau itu memang menjadi sikap, pandangan, dan posisi TNI dan Polri, tentu dengan mekanisme yang mesti disampaikan nanti kepada DPR, kepada siapapun, saya persilakan untuk menyampaikan seperti itu.Jadi, marilah, Saudara-saudara, kita pahami betul, betapa kalau belum siap, lantas ikut pemilu, apalagi kalau ikut berkampanye, saling berhadapan, kaosnya berbeda, benderanya berbeda, mungkin akan menjadi permasalahan di lingkungan TNI dan Polri. Saya menghormati, karena menurut saya cukup jernih, sampai pada saatnya nanti demokrasi kita sudah kokoh, tidak perlu ada masalah, manakala orang-seorang yang punya hak itu menggunakan hak pilihnya.
admin is offline   Reply With Quote