View Single Post
Old 16th February 2016, 03:35 PM   #1
Sek Des
 
Hendy's Avatar
 
Join Date: 16 Jul 2015
Userid: 4092
Location: Surabaya
Posts: 568
Likes: 25
Liked 17 Times in 16 Posts
Default Musik Digital penyebab hancurnya Industri Musik ??

Toko musik Disc Tarra yang berada di salah satu mal terkenal di Jakarta Selatan melakukan "cuci gudang" dengan diskon hingga 70 persen untuk produk kaset, CD, dan DVD. Beberapa pengunjung pada Kamis (24/12/2015) tampak melihat-lihat cakram musik di jajaran rak yang isinya mulai kosong di toko tersebut. Toko musik yang pernah berjaya pada era 1990-an itu dikabarkan akan menutup sebagian besar gerainya.



Kondisi toko musik Disc Tarra seolah menjadi penanda jejak industri musik konvensional yang pernah mengalami masa kejayaan. Sebelum Disc Tarra, salah satu pengecer musik legendaris, Aquarius Mahakam, sudah terlebih dahulu gulung tikar pada akhir 2013. Situasi ini mengilustrasikan redupnya industri musik yang dulu mengandalkan penjualan kepingan kaset atau CD.

Perkembangan teknologi digital telah mengubah gaya hidup generasi muda, termasuk dalam cara dan kebiasaan mengonsumsi musik. Kondisi itu juga tergambar dari hasil jajak pendapat Kompas yang diselenggarakan Agustus 2015. Hanya 1 persen dari 734 responden yang berhasil terjaring dalam jajak pendapat ini yang mengaku masih mendengarkan musik lewat perangkat pemutar kaset atau CD.

Info lengkapnya : MUSIK DIGITAL

Musik Digital.

Musik Digital pada dasarnya adalah berupa harmonisasi bunyi yang dibuat melalui perekaman dari alat-alat musik analog (konvensional) atau alat-alat musik digital (yang dibuat dengan bantuan komputer) yang disimpan dan diproses dengan media berbasis tehnologi komputer.

Format digital ini dapat menyimpan data dalam jumlah besar, jangka panjang dan berjaringan luas. Musik Digital ini sendiri mengalami perkembangan dari masa ke masa yang dimulai dengan piringan hitam sampai kepada CD ataupun MP3 file. Saat ini Musik Digital itu sendiri telah berkembang sedemikian rupa sampai kepada hanya berupa suatu file (musik) yang dapat diperdengarkan dalam format MIDI ataupun menggunakan IPod.

Musik Digital sebagai Inovasi Baru

Inovasi baru di bidang musik adalah Musik Digital, dengan format MP3, OOG, atau WAV Musik Digital mulai mengeluarkan gaungnya. Banyaknya pemutar Musik Digital yang mendukung format ini membuat era baru Musik Digital. Misalnya kalau sebelumnya, musik di-ripped- istilah untuk ekstraksi audio digital dan terperangkap di PC dan Mac dengan aplikasi semacam iTunes. Kini dengan hadirnya iPod sebagai peranti musik portable canggih yang pernah diciptakan, terjadi perpaduan kenyamanan web dengan portabilitas dan fungsi sebagai sebuah platform yang benar-benar universal.

Hal lain yang mendukung transformasi media sang Musik Digital adalah tindakan label-label besar yang meninggalkan sistem proteksi Musik Digital atau digital right management (DRM). Sampai tahun 2007 lalu, label-label besar masih tidak yakin penghapusan DRM akan mendongkrak penjualan album karena tanpa hal tersebut Musik Digital dengan bebas didisribusikan di antara konsumen yang berarti tak ada pemasukan untuk label.

Info Lengkapnya : MUSIK DIGITAL BLOG

Contoh-contoh Produk Musik Digital hasil Home Recording (produk rumahan) :

GAMELAN diproduksi oleh Chord Digital.

CINDERAMATA, dipopulerkan oleh Karimata Band.
Hendy is offline   Reply With Quote
Sponsored Links