View Single Post
Old 5th July 2016, 08:27 PM   #1
Sek Des
 
Join Date: 10 Jan 2016
Userid: 4760
Posts: 253
Likes: 0
Liked 0 Times in 0 Posts
Default 5 kebohongan yang tak boleh ditulis di CV

Surat lamaran kerja, yang umumnya dibarengi dengan contoh daftar riwayat hidup, dapat kita ibaratkan sebagai pembuka pintu perusahaan sebelumnya calon karyawan di beri peluang untuk wawancara.

Melalui info yang tercantum dalam CV tersebut perusahaan dapat memastikan apakah mereka bakal memanggil calon karyawan itu atau tak. Dalam satu survey, situs CareerBuilder. com mengatakan tujuh dari 10 perusahaan cuma memerlukan saat kurang dari lima menit untuk membaca selembar CV.

Setelah itu, kurun waktu yang singkat itu perusahaan dapat mengendus kebohongan-kebohongan yang tercantum calon karyawannya itu hingga mereka membatalkan kemauan untuk memanggilnya turut sistem seleksi.

" Pencari kerja memanglah ditantang untuk memberi kesan yang bagus di depan manajer sumber daya manusia yang membaca surat lamaran serta CV, " tutur Rosemary Haefner, kepala sumber daya manusia dari CareerBuilder, seperti diambil Forbes. com.

" Menghiasi CV dengan kebohongan untuk mencapai perhatian dapat jadi bumerang untuk pelamar kerja. Sesungguhnya manajer sumber daya manusia ikhlas untuk memperhitungkan calon karyawan yg tidak 100 % pas dengan prasyarat perusahaan. Pencari kerja dapat tingkatkan peluang mereka diambil dengan menunjukkan prestasinya di saat lantas yang tunjukkan kemampuannya untuk belajar, " lebih Haefner.

Berikut lima kebohongan beberapa pencari kerja yang mereka tunjukkan dalam CV :

1. Melebih-lebihkan ketrampilan yang dikuasai

Hasil survey yang dikerjakan oleh CareerBuilder mengatakan kalau sekitaran 62 % perusahaan temukan calon karyawan melebih-lebihkan ketrampilan yang mereka kuasai.

Langkah tersebut bakal memalukan bila perusahaan menguji calon karyawan untuk tunjukkan kemampuannya.

2. Melebih-lebihkan tanggung jawab yang diemban

CareerBuilder mengungkap sekitaran 54 % perusahaan temukan calon karyawan melebih-lebihkan tanggung jawab mereka dalam CV serta lamaran kerja.

Tanggung jawab yang besar memanglah tunjukkan utamanya seorang dalam satu perusahaan. Tetapi baiknya pelamar pekerjaan tak berbohong tentang tanggung jawabnya di perusahaan terlebih dulu.

3. Tanggal kerja

Perincian periode saat Anda bekerja di satu perusahaan bakal menolong sisi sumber daya manusia untuk tahu tingkat pengalaman calon karyawannya. Sejumlah 39 % perusahaan temukan ada kekeliruan saat kerja yang tercantum dalam CV. Walau bukanlah kekeliruan fatal, tetapi ada data yang salah dalam CV adalah kekurangan yang baiknya dijauhi.

4. Nama jabatan

Sejumlah 31 % perusahaan temukan ada kebohongan pelamar kerja dalam mencantumkan nama jabatan yang pernah dipegangnya.

Tak ada hal-hal lain yang dapat tunjukkan begitu utamanya Anda dalam satu perusahaan terkecuali nama jabatan. Tetapi, itu bukanlah bermakna Anda dapat seenaknya melebih-lebihkan jabatan yang Anda emban di perusahaan terlebih dulu. Perusahaan dengan gampang dapat mencari posisi Anda di perusahaan lama lewat cara bertanya ke perusahaan itu.

5. Gelar akademis

Gelar akademis seorang tunjukkan intelektualitasnya. Kerap juga gelar akademis jadi prasyarat satu pekerjaan. Bila Anda belum pernah mengenyam pendidikan yang bikin Anda memiliki hak menyandang gelar spesifik, janganlah cantumkan gelar itu dalam CV. Sejumlah 28 % perusahaan menangkap basah calon karyawannya yang mencantumkan gelar palsu dalam contoh CV.
adinu is offline   Reply With Quote
Sponsored Links