View Single Post
Old 7th March 2013, 07:18 PM   #1
[M]
newbie
 
andi.teguh's Avatar
 
Join Date: 22 Sep 2012
Userid: 285
Location: http://www.forumku.com
Posts: 1,697
Real Name: andi teguh
Likes: 0
Liked 232 Times in 171 Posts
Default Lords of Vandaria: Game Web dari Novel Hikayat Indonesia




Sebuah game platform web bertajuk Lords of Vandaria berhasil mengawinkan hikayat fantasi dari Indonesia dengan pengembang game Toge Productions, yang baru saja menyabet penghargaan game terbaik 2012 di portal Armor Games lewat karyanya Infectonator 2.

Kreator Vandaria Saga, Ami Raditya, menyebut rilis game ini sebagai penegasan IP dari Indonesia untuk mendapatkan pengakuan internasional. “Kolaborasi dengan Toge Productions diharapkan bisa memperkenalkan Vandaria ke kancah internasional,” kata Ami.

Game ini merupakan ekspansi dari intellectual property atau IP Vandaria yang sebelumnya berupa trading card serta novel. Lords of Vandaria bisa dimainkan di portal Armor Games.

Latar belakang cerita ini adalah kedatangan para manusia setengah dewa, frameless, ke dunia manusia pada 3.000 tahun silam dan menyebabkan penderitaan bagi manusia. Perang besar pun tidak terhindarkan dengan melibatkan kerajaan-kerajaan yang ada saat itu.

Pemain memerankan tokoh bernama Uri Schalbirke, komandan tentara Zur dari Union of Destiny, dengan tujuan membantu tentara Blackmoon melintasi Gorm’s Pass.

Gameplay dari Lords of Vandaria mirip dengan game Toge Productions sebelumnya, seperti Necronator II ataupun Relic of War. Pemain memberikan komando kepada unit pasukan untuk menyerang dan menghancurkan kastil lawan. Selain menyerbu, pemain bisa membangun menara di sepanjang perjalanan untuk menghalau tentara musuh membalas.

Vandaria adalah sebuah hikayat fantasi dengan rentang masa ribuan tahun. Kisahnya bermula dari cerita-cerita pendek karya Ami Raditya pada tahun 2000, lalu dikembangkan dengan sistem shared words. Artinya, cerita-cerita dalam hikayat itu bisa diisi oleh konseptor, penulis, komikus, dan animator lainnya dan karya mereka masih memiliki benang merah kisah yang sama.

Sudah sembilan novel dari hikayat ini yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama, yakni Harta Vaeran, Ratu Seribu Tahun, Takdir Elir, Kristalisasi, Hailstorm, Sang Penantang Takdir, Tabir Nalar, Masa Elir, dan Redfang.


sumber
__________________


andi.teguh is offline   Reply With Quote
Sponsored Links