View Single Post
Old 12th August 2016, 10:20 AM   #1
Sek. RT
 
Join Date: 2 Aug 2016
Userid: 5294
Posts: 28
Likes: 0
Liked 0 Times in 0 Posts
Lightbulb Apa Saja Penyebab Kesalahan Pada Tahapan Pengujian Software?



Tidak bisa dipungkiri kalau tahapan pengujian sebelum software atau aplikasi dirilis merupakan salah satu tahapan penting dari pengembangan software dan aplikasi yang sedang Anda atau perusahaan Anda kerjakan. Begitu penting tahapan ini sehingga diharapkan tidak ada kesalahan yang terjadi. Walau demikian, bukan berarti penguji software dan aplikasi tidak bisa melakukan kesalahan. Terlebih jika Anda dan perusahaan lebih memilih menggunakan manual testing tool dibandingkan automation testing tool.

Quadra Solutions merangkum beberapa kesalahan yang sering dilakukan oleh penguji software dan aplikasi selama tahapan pengujian ini. Lima di antaranya adalah:

Mencoba memperbaiki bug yang ditemukan. Bukan berarti penguji software atau aplikasi tidak boleh memperbaiki bug yang ditemukannya selama dia memahami apa yang dilakukannya. Yang sering terjadi adalah penguji software atau aplikasi sering kali berusaha memperbaiki bug yang ditemukan oleh testing tool selama tahapan pengujian tanpa benar-benar memiliki kemampuan untuk itu hingga menyebabkan bug itu berubah menjadi kesalahan besar yang membutuhkan lebih banyak waktu dan perhatian untuk memperbaikinya.

Berpikir kalau semua bisa dikerjakan secara bersamaan. tidak semua orang bisa melakukan multi-tasking dan tidak semua pekerjaan bisa dilakukan secara bersamaan atau multi-tasking. Masalahnya tidak semua penguji software menyadari hal itu sehingga mereka melakukan pengujian secara bersamaan. Jika menggunakan automation testing tool bisa saja melakukan beberapa pengujian secara bersamaan tapi hal ini tidak disarankan karena bagaimana pun tahapan ini membutuhkan ketelitian ekstra agar hasilnya sesuai dengan yang diharapkan.

Takut untuk bertanya. Seorang penguji software tentu yang paling tahu mengenai tahapan pengujian. Lalu bagaimana dengan tujuan pengembangan software atau aplikasi? Belum tentu mereka paham. Padahal mengetahui tujuan dan ruang lingkup dari software atau aplikasi yang sedang dikembangkan juga penting agar hasil dari pengujian sesuai dengan yang dibutuhkan. Oleh karenanya, seorang penguji software tidak boleh takut untuk bertanya terutama mengenai tujuan dilakukannya pengujian dan ruang lingkup software atau aplikasi yang sedang diujikan.

Takut untuk melakukan kesalahan. Tidak hanya penguji software atau aplikasi, kita semua takut untuk melakukan kesalahan, bukan? Di tahap pengujian memang tidak mentolerir kesalahan. Walau begitu jangan sampai ketakutan untuk membuat kesalahan menutup kesempatan untuk berkembang atau mempelajari hal baru. Terlebih karena semakin banyak testing tool baik manual testing tool maupun automation tetsing tool yang beredar dan mempermudah pekerjaan di tahapan pengujian ini.

Berhenti belajar. Seorang ahli sekalipun akan segera tertinggal jika tidak terus menerus meningkatkan kemampuannya. Terlebih di bidang teknologi yang perubahan sangat cepat terjadi. Biasanya kesalahan di tahapan pengujian ini terjadi karena penguji software atau aplikasi terlalu yakin dengan kemampuannya hingga tidak belajar lagi padahal bisa saja testing tool yang digunakan merupakan rilisan terbaru atau pengujian kali ini menggunakan testing tool yang sama sekali baru dan belum pernah digunakan sebelumnya.

Sumber
iswahyudi is offline   Reply With Quote
Sponsored Links