View Single Post
Old 10th September 2016, 11:39 AM   #1
Sek Des
 
Join Date: 16 Aug 2016
Userid: 5344
Posts: 450
Likes: 0
Liked 0 Times in 0 Posts
Thumbs up Amputasi Operasi Pemotongan Bagian Tubuh

Amputasi Operasi Pemotongan Bagian Tubuh Untuk Mengendalikan Penyakit Atau Rasa Sakit Amputasi merupakan prosedur pemotongan bagian tubuh untuk mengendalikan penyakit atau rasa sakit yang menyerang pada bagian tubuh tertentu.

Bagian tubuh yang dipotong diantaranya adalah lengan, kaki, atau jari. Prosedur pemotongan ini bisa dilakukan terencana ataupun secara darurat. Pada amputasi terencana biasanya dilakukan setelah pasien maupun dokter mempertimbangkan berbagai macam faktor. Sedangkan amputasi darurat dibutuhkan ketika pasien mengalami kecelakaan parah sehingga perlu penanganan sesegera mungkin. Amputasi biasanya dijadikan sebagai pilihan terakhir yang dianjurkan dokter.




Beberapa pertimbangan khusus dalam pengambilan keputusan Amputasi Operasi Pemotongan Bagian Tubuh diantaranya adalah ditemukan kanker pada bagian tubuh tersebut seperti jaringan otot atau tulang, muncul jaringan kulit mati, infeksi parah yang tidak kunjung membaik seperti luka kaki pada penderita diabetes, cedera berat misal luka bakar yang parah, luka karena gigitan hewan, atau luka karena ledakan, rasa sakit luar biasa yang berlangsung terus menerus dan cacat parah sampai tidak bisa berfungsi, dan radang dingin.

Sebelum dilakukan operasi amputasi, dokter akan memeriksa kondisi pasien untuk menentukan proses amputasi apa yang akan dijalani. Berikut metode-metode pemeriksaan yang dianjurkan:

-Uji kesehatan dengan memeriksa kondisi fisik, jantung, fungsi ginjal, kecukupan gizi, dan fungsi sistem pernafasan.

-Evaluasi kondisi kejiwaan apakah pasien mampu menerima dampak emosional atau piskologis dari amputasi yang dijalani. Jika perlu, dokter menganjurkan pasien untuk menjalani psikoterapi usai amputasi.

-Pemeriksaan fungsi dan kondisi tungkai yang akan dipotong. Misal mengecek denyut nadi serta tingkat sensitivitas kulit di bagian yang akan diamputasi. Proses tersebut akan membantu dokter dalam memastikan seberapa banyak jaringan yang harus diangkat atau bagian yang harus dipotong, sekaligus mengurangi risiko komplikasi dan amputasi lain yang akan terjadi di masa mendatang.

-Dokter juga mungkin akan menanyakan mengenai kondisi keluarga dan lingkungan. Faktor tersebut akan memberi dampak pada kehidupan pasien selama masa pemulihan.


Jika pasien pasca amputasi memutuskan untuk memakai tungkai palsu atau prosthesis, dokter akan membantu mengenai jenis apa yang sesuai untuk kebutuhan. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan adalah kondisi kesehatan menyeluruh, jenis amputasi yang dijalani, kekuatan otot pada tungkai yang tersisa, fungsi serta bentuk tungkai palsu yang dibutuhkan pasien.

Dalam operasi amputasi, dokter akan memotong bagian yang memerlukan untuk diamputasi dan mengangkat jaringan yang rusak. Amputasi dilakukan ketika pasien di bawah pengaruh obat bius. Selanjutnya, proses penyembuhan luka akan dipantau dokter untuk mencegah komplikasi. Amputasi yang direncanakan mempunyai risiko komplikasi lebih rendah jika dibandingkan amputasi darurat. Atau Anda bisa konsultasi Ke Tanya Herbal

Demikianlah sekilas informasi mengenai Amputasi Operasi Pemotongan Bagian Tubuh. Semoga dengan adanya artikel kali ini bisa bermanfaat Bagi Anda.
nengikakartika is offline   Reply With Quote
Sponsored Links