View Single Post
Old 1st October 2016, 02:59 PM   #1
Warga Forumku
 
Join Date: 1 Oct 2016
Userid: 5562
Posts: 4
Likes: 0
Liked 0 Times in 0 Posts
Default Perinsip dan Pengertian Hidroponik

Pengertian Hidroponik

Hidroponik atau disebut hydroponic dalam bahasa inggris berasal dari bahasa Yunani yaitu hydro (air) dan ponos (daya).

Hidroponik dikenal pula sebagai soilless culture yang memiliki arti budidaya tanaman tanpa tanah.
Jadi jika disimpulkan, hidroponik adalah sebuah teknik budidaya tanaman yang memanfaatkan air, dan menghilangkan unsur tanah sebagai media tanam.

Hal ini bisa dilakukan, karena metode hidroponik cukup mampu untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bagi tanaman, yakni melalui pemberian unsur air yang maksimal, sementara sebagai pengganti tanahnya Anda bisa memanfaatkan beberapa alternatif seperti: pecahan batu, pasir, serabut kelapa, batu apung, potongan kayu, ataupun beberapa alternatif lainnya yang mampu menyerap kadar air.

Namun, meskipun metode hidroponik lebih menekankan pada pemberian air yang maksimal, bukan lah berarti bahwa pembudidayaan tanaman hidroponik mengharuskan penggunaan air yang banyak.

Hidroponik tetap bisa berkembang walau di letakan pada lingkungan rendah air. Kita cukup menyesuaikan caranya agar proses pengairan bisa dilakukan dengan maksimal. Hebat bukan?

Karena kelebihan itulah, metode hidroponik secara masif digunakan dan dikembangkan oleh banyak negara, seperti: Jepang, Jerman, Inggris, Belanda, Indonesia, dan negara-negara lainnya.

Di Indonesia sendiri, tanaman-tanaman yang dibudidayakan dengan metode hidroponik hanya tanaman-tanaman yang bernilai ekonomi tinggi, di antaranya adalah: timun, paprika, tomat, terong jepang, melon, dan selada.

Meskipun demikian, banyak masyarakat negara Indonesia yang belum tau tentang metode ini, sehingga peluang usaha untuk bidang ini masih terbuka lebar, apalagi jika dibandikan dengan negara lain, seperti: Jerman, Jepang, Belanda dan Inggris yang saat ini semakin giat berinovasi dalam pengembangan metode ini.

Dengan menerapkan metode hidroponik, para petani akan dapat meningkatkan kualitas serta produksi tanaman. Agar mendapatkan produksi tanaman yang bagus serta melimpah, para petani wajib memperhatikan hal yang mempengaruhi hasil dari tanaman, yang mana paling penting adalah tingkat udara pada tempat penanaman.

Hidroponik adalah salah satu solusi untuk memperoleh sayuran dan buah dilahan terbatas. Teknik hidroponik sangat cocok sekali terhadap iklim indonesia. Berkebun dengan hidroponik sangat cocok sekali untuk tanah yang kurang gembur, oleh karena itu sangat mungkin untuk memperoleh panen yang sangat bagus. Untuk bercocok tanam dengan metode hidroponik ini bisa ditekuni dari hobi. Karena dengan dimulai dari hobi, akan menjadi penghasilan yang cukup mempunyai potensi baik untuk difungsikan bisnis.

jual nutrisi hidroponik

Tumbuhan yang menggunakan cara hidroponik mampu ditanam dengan pot dengan campuran air atau campuran lainnya seperti batu kecil, serbuk genteng pasir, serbuk batu ambang dan lain-lain sebagai wadah penanaman. Baiknya di ketahui manfaat menggunakan wadah ini sangatlah besar seperti berikut :

Tanaman lebih kuat terhadap penyakit.
Produksi tumbuhan jauh lebih banyak.
Tumbuhan sangat cepat tumbuh dan berproduksi.
Pemupukan yang diigunakan lebih baik dan hemat.
Tanaman memberikan hasil yang kontinu.
Sangat gampang dalam pembudidayaan dan juga tanpa membutuhkan energi lebih besar.
Bisa dilakukan di lokasi yang kurang luas serta kecil.
Tumbuhan bisa berkembang dengan baik walaupun tidak semestinya dikubur di tanah.

Keuntungan tersebut menjadikan hasil yang sangat memuaskan bagi para petani,oleh karena itu banyak petani tidak akan mendapatkan kerugian yang banyak dalam produksi tanaman. Namun, Inilah macam-macam tumbuhan yang biasa diletakan pada media hidroponik.

Sayuran: sawi, pakshoi aspragus brokoli, bawang merah, bawang putih dan lain-lainnya.
Buah-buahan: melon, semangka, paprika dan lain-lainnya.
Tanaman hias: krisan, angrek, kaktus dan lain-lainnya.

Jika anda sudah memahami tanaman yang sangat cocok digunakan di wadah ini, para pecinta hidroponik bisa langsung mencoba penanaman dengan media hidroponik ini.

Prinsip Hidroponik

Hidroponik berasal dari kata Yunani ialah hydro yang memiliki arti air dan ponos yang artinya adalah daya. Hidroponik pula dikenal sebagai soilless culture atau budidaya tanaman tidak menggunakan tanah. Jadi hidroponik adalah budidaya tanaman yang memanfaatkan air dan tanpa menggunakan tanah untuk media tanam atau soilless.

1. Cahaya Matahari

Seperti pada umumnya tanaman yang hidup dikebun atau media tanah, tanaman hidroponik memerlukan penerangan 8-10 jam sinar matahari untuk setiap harinya, supaya mendapatkan perkembangan tanaman yang sempurna. Dapat juga memakai lampu yang berkemampuan tinggi seperti lampu LED bercahaya terang yang dapat dimanfaatkan bila tidak terdapat cahaya matahari.

2. Udara (Oksigen dan Karbon Dioksida)

Dissolved Oxygen atau oksigen telah larut dalam air sebaiknya ada pada kisaran diatas6 ppm. Memantau kadar oksigen terlarut dengan menggunakan Dissolved Oxygen meter. Kita bisa menggunakan pompa udara dan airstone (batu berpori lembut) yang biasanyadigunakan didalam akuarium untuk membikin sirkulasi udara didalam air dirubah agar menjadi lebih baik. tidak hanya Oksigen, tanaman juga membutuhkan karbon dioksida yang untuk dapat berfotosintesis secara maksimal.

3. Air
Tidak semua jenis air bisa digunakan didalam budidaya tanaman semacam hidroponik. Air yang disaring menggunakan Reserve Osmosis (OS) merupakan sumber paling tepat di 15-60 EC atau air tanah yang jernih. Air berkadar EC yang rendah PHatau hampir 0, adalah air terbaik sebagai dilarutkan atau pencampur nutrisi untuk tanaman hidroponik. Anda dapat mengukur kadar EC air memakai alat TDS / EC Meter.

4. pH Level

pH merupakan part of Hidrogen yang terdapat didalam air. pH Nutrisi merupakan hal yang paling dibutuhkan dalam bertanam hidroponik. Apabila pH nutrisi menjauh dari kisaran maksimum, nutrisi itu akan menjadi lenyap bagi buah-buahan. Kadar pH yang sesuai untuk semua jenis tumbuhan bervariasi, tidak sama antara satu jenis buah-buahan dengan jenis yang lain. Tetapi rentang yang sesuai bagi kebanyakan tanaman hidroponik yaitu 5.5-6.5.

5. Suhu Udara

Suhu udara mempunyai fungsi pokok terhadap proses tumbuhnya sayuran. Terdapat beberapa macam tumbuhan yang dapat berkembang dengan optimal di lokasi bersuhu udara dingin, namun ada pula sayuran yang tidak bisa tumbuh subur ditempat cuaca dingin maupun kebalikannya. Bagi sayuran beriklim dingin, akan dapat tumbuh subur pada suhu 16-28 derajat celcius. Sedangkan bagi tumbuhan bersuhu panas, akan dapat tumbuh dengan baik pada suhu 20-32 derajat celcius.

6. Nutrisi

Tanaman hidroponik juga memerlukan nutrisi banyak layaknya tanaman yang ditanam ladang, yakni 6 unsur nutrisi makro + 13 unsur nutrisi mikro. Apabila ingin mendapatkan hasil tanaman atau buah yang maksimal, maka dianjurkan memberikan nutrisi hidroponik berkualitas. Lakukan pergantian isi penampungan nutrisi setiap dua belas sampai empat belas hari dengan nutrisi baru. Supaya sayuran bisa tumbuh sehat dan segar. Sesuaikan juga nilai ppm nutrisi dan sesuaikan dengan kebutuhan sayuran yang kita tanam.
Riva is offline   Reply With Quote
Sponsored Links