View Single Post
Old 1st October 2016, 03:03 PM   #1
Warga Forumku
 
Join Date: 1 Oct 2016
Userid: 5562
Posts: 4
Likes: 0
Liked 0 Times in 0 Posts
Default Keuntungan dari Berpalawija dengan Sistem Hidroponik

Keuntungan Hidroponik

Keuntungan Hidroponik dibanding Pertanian Biasa

Bila dihadapkan pada masalah yang dihadapi di dunia berkaitan dengan produksi bahan pangan, berkebun menggunakan sistem hidroponik bisa menjadi solusi yang menjanjikan.

Di beberapa negara miskin yang mana iklim atau tanah tidak ramah terhadap pertanian, hidroponik menawarkan cara guna meningkatkan produksi pangan dengan mudah.

Selain itu, di area yang mana tanah sudah kehilangan nutrisi atau tanah subur sulit didapat, sistem hidroponik dapat menjadi alternatif tepat untuk bertanam.

Jika Anda sudah bercocok tanam dengan menggunakan teknik hidroponik, Anda tentu telah merasakan banyak keuntungan dari hidroponik. Adapun keuntungan menggunakan teknik hidroponik antara lain:

- Tidak membutuhkan tanah, hal tersebut tentu saja karena sistem hidroponik tidak menggunakan tanah untuk media tanamnya. Hal tersebut juga membuat lingkungan bercocok tanam Anda terlihat lebih higienis, karena tidak menyentuh tanah sama sekali.

Menanam dengan teknik hidroponik amat sesuai untuk dilakukan di daerah dengan kondisi tanahnya kering dan tandus. Walaupun kondisi tanah daerah Anda kering dan gersang, Anda tetap bisa melakukan budidaya pertanian atau perkebunan misalnya varietas sayuran dan buah-buahan.

- Perkembangan tanaman menjadi lebih cepat daripada tanaman yang tidak menerapkan sistem hidroponik, karena nutrisi yang dibutuhkan lebih cepat terserap sebab berupa cairan.

- Lebih efisien dalam menggunakan air, jadi Anda tidak harus menyiram tanaman seperti yang Anda lakukan ketika bercocok tanam di kebun.
Tanaman hidroponik akan lebih hemat air. Meskipun dinamakan hidroponik, tetapi sebetulnya dengan metode ini malah akan menghemat air sebab air yang habis tidak akan terbuang percuma, tetapi akan diserap oleh tanaman. Berbeda dengan tumbuhan yang tumbuh di tanah, meskipun disiram dengan air yang banyak, maka air akan hilang meresap lagi ke dalam tanah.

- Hanya dibutuhkan tenaga kerja yang ringan, dengan menggunakan metode hidroponik Anda tak perlu tenaga orang banyak untuk pengolahan lahan, menjalankan kegiatan penanaman hingga pemanenan.

- Gampang dalam proses memanen hasil produksi.

- Hasil produksi panen dengan metode hidroponik lebih banyak. Dengan tehnik hidroponik ini, maka hasilnya akan lebih banyak bila jika dibandingkan dengan cara konvensional atau menggunakan media tanah, bila luasnya sama.

- Bertanam secara hidroponik menjadi alternatif yang menguntungkan, terutama karena semakin terbatasnya lahan tanam yang ada dari waktu ke waktu. Penggunaan lahan lebih efisien, tentu saja ini karena Anda tidak membutuhkan area hingga berhektar-hektar.

Untuk Anda yang berdomisili di daerah perkotaan tentulah berada di lahan yang sangat sempit. Untuk itu jikalau berniat menanam berbagai macam tanaman seperti sayuran maupun buah-buahan, Anda dapat memakai sistem hidroponik ini. Anda dapat memanfaatkan sedikit tempat atau pekarangan rumah Anda untuk membudidayakan tanaman, dan sistem yang dapat Anda aplikasikan ialah memakai teknik hidroponik verticulture yaitu menanam dengan model vertikal.

jual nutrisi hidroponik

Dalam hidroponik, tanaman bisa ditanam berdekatan. Maka dengan luas tempat yang sama, metode hidroponik bisa menanam hingga lebih banyak dibanding dengan metode bertanam tradisional.

- Bersih, sayur dan buah yang Anda hasilkan akan lebih terjaga kebersihannya ketimbang dengan ditanam di area persawahan.

- Gampang dalam menangani penyakit dan hama menjadikan kecil resiko terkena penyakit dan hama.

- Tidak bergantung cuaca.

- Penggunaan pupuk bisa efisien dan hemat.

- Hasil serta kualitas produk lebih unggul serta lebih steril. Dengan menggunakan metode hidroponik maka akan didapatkan kualitas tanaman lebih baik ketimbang tanaman yang ditanam secara biasa. Karena tidak menggunakan pestisida maka tanaman yang dihasilkan menjadi lebih sehat dan akan memperkecil pencemaran tanah.
Coba Anda perhatikan, ketika proses bertanam pada media tanah, saat pupuk kimia ditebarkan, maka lama-lama bisa menghancurkan unsur hara dalam tanah serta pencemaran lingkungan akan terjadi. Berbeda jika menggunakan teknik hidroponik ini karena tidak menggunakan tanah. Jadi meskipun terdapat zat kimia tidak akan merusak tanah karena unsur kimia tersebut akan langsung diserap oleh tanaman. Adapun unsur hara dan kadar pH lebih gampang untuk diteliti.

- Memakai sistem hidroponik dapat dikerjakan oleh siapa saja. Juga alat-alat yang dipersiapkan juga tidak sulit, sebab alat atau bahannya bisa diperoleh dengan gampang contohnya botol bekas, wadah, gelas kecil, gunting, pisau dan cutter.

Tempat dan Peralatan

Jenis-jenis media tanam hidroponik bisa kita pakai untuk berkebun. Tempat itu mempunyai manfaat untuk mendukung penyerapan terhadap nutrisi oleh tanaman, dengan maksud untuk menguatkan akar dari tanaman tersebut.

Media tanam hidroponik merupakan material atau media non tanah yang dipakai sebagai lokasi tumbuh dan berkembangnya akar tanaman. Media tanam berfungsi sebagai pembantu supanya tanaman bisa berdiri lurus dan tidak mudah roboh. Salah satu perbandingan yang jelas antara bercocok tanam konvensional dengan metode hidroponik terletak pada tempat yang dipakai.

Secara konvensional, media tanam yang lazim adalah tanah, namun pada sistem hidroponik menggunakan tempat non tanah. Beberapa jenis media tanam yang selalu digunakan di metode hidroponik antara lain; Sekam Bakar atau Arang Sekam, Expanded Clay, Spons, Cocopeat, Rockwool, Perlite, Pumice, Vermiculite, atau Akar Pakis.

Langkah Membuat Tempat Tanam Hidroponik Sederhana 1
a). Langkah awal dengan mempersiapkan terlebih dahulu peralatan yang digunakan, Anda dapat menggunakan bahan bekas seperti:

Botol plastik air mineral yang sudah tidak dipakai
Botol plastik bekas air biasa
Wadah plastik bekas minyak sayur
Bahan untuk sumbu (kain panel)
Nutrisi hidroponik
Tempat tanam

Langakah ke*2 cara membuat media tanam hidroponik sederhana.

Potong botol dalam dua sisi atas dan bawah
Lubangi botol bagian atas di bagian leher botol untuk pemasangan sumbu dan aliran udara
Kenakan sumbu ke bawah botol
Lalu pasang daerah atas botol ke daerah bawah botol dengan cara terbalik
Masukkan daerah atas botol dengan tempat tanam yang telah disediakan, fungsi media ini Cuma untuk tumpuan akar supaya tidak jatuh
Tanam benih atau sebarkan 2 sampai 3 biji bibit tanaman ke bagian wadah tanam
Siram dengan menggunakan larutan nutrisi hidroponik

Tahap terakhir simpan di wadah yang terhindar dari hujan namun masih dapat mendapatkan penyinaran dari sinar matahari.

Alat hidroponik sangat diperlukan untuk menanam tanaman hidroponik terlebih lagi untuk kalangan berkantong tipis. Harga alat hidroponik juga terbilang murah. Seperti yang kita lihat bahwa menanam dengan cara hidroponik merupakan kultur tanaman dengan menggunakan air yang kaya unsur hara tanpa menggunakan tanah.

Dengan menggunakan metode hidroponik, keperluan air pada tanaman akan lebih sedikit dari pada kebutuhan air pada budidaya air dengan menggunakan tanah. Sehingga teknik hidroponik cocok diterapkan di area yang sumber tanah yang sedikit.

Alat yang dipakai untuk menanam hidroponik adalah benih, rockwool, netpot, kain panel, bak, steorofom. Ketujuh peralatan ini wajib dipenuhi agar tanaman hidroponik yang kita lakukan berjalan dengan baik.

Ada banyak keutamaan yang diberikan untuk membudidayakan tanamanan dengan teknik hidroponik. Alasan utama yaitu dalam menamam hidropnik tidak begitu memerlukan tempat atau pekarangan yang luas.

Dan hal semacam ini sangat pas diterapka bagi para ibu rumah tangga. Dimana mereka bisa memanfaatkan tempat atau pekarangan rumahnya untuk membudidayakan tanaman dengan menggunakan sistem hidroponik.

Di bawah ini beberapa keutamaan dan alasan untuk menguatkan animo kamu belajar menanam tanaman dengan sistem hidroponik, antara lain:

Bercocok tanam hidroponik terbukti tidak memerlukan banyak biaya apabila dikaitkan dengan menanam teknik biasa di atas tanah karena tidak perlu menyiramkan air setiap hari karena larutan nutrisi/media larutan mineral yang dipergunakan sudah tertampung di dalam wadah yang dipakai, sehingga kita tinggal melakukan pengontrolan saja.
Bercocok tanam hidroponik dapat mengoptimalkan ruangan yang terbatas sebab tidak memerlukan lahan yang banyak, bahkan media tanaman bisa dibuat dengan cara anak tangga.
Bertanam hidroponik terbukti ramah lingkungan sebab tidak menggunakan pestisida atau obat hama yang bisa mengkontaminasi tanah, menggunakan air hanya 1/20 dari tanaman biasa, dan mengurangi CO2 sebab tidak perlu menggunakan kendaraan atau mesin.
Tanaman hidroponik tidak merusak tanah sebab tidak menggunakan media tanah dan juga tidak memerlukan tempat yang lebar.
Hasil tanaman hidroponik dapat dimakan secara keseluruhan termasuk akar karena terhindar dari kotoran dan penyakit.
Dapat memeriksa akar tanaman dengan jelas secara berkala untuk mengontrol pertumbuhannya
Riva is offline   Reply With Quote
Sponsored Links