View Single Post
Old 6th October 2016, 07:01 PM   #1
Ketua RT
 
Join Date: 3 Oct 2016
Userid: 5572
Posts: 156
Likes: 0
Liked 2 Times in 2 Posts
Default Duterte: Latihan Gabungan AS-Filipina Pekan Ini Akan Jadi Yang Terakhir

---- source: http://www.hobbymiliter.com/4242/dut...yang-terakhir/ ------- Hobbymiliter.com – Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan latihan militer gabungan antara Filipina dan AS yang dijadwalkan berlangsung hingga pekan depan, akan menjadi yang terakhir diantara keduanya.
Duterte mengatakan Filipina tetap akan menghormati pakta-pakta pertahanan yang telah mereka tandatangani bersama Pentagon, namun tidak akan ambil bagian untuk berpatroli di Laut Cina Selatan bersama AS dan sekutu-sekutunya. Hal tersebut merupakan upaya Duterte untuk menjauhkan Filipina dari konflik Washington dan Beijing.
Latihan pendaratan amfibi tahunan yang rutin digelar oleh Filipina dan Amerika Serikat sudah dimulai, tepatnya pada Selasa, 4 Oktober kemarin. Latihan ini akan berlangsung selama sembilan hari (berakhir pada hari Kamis, 13 Oktober pekan depan) dengan mengambil tempat di utara Pulau Luzon.
“Sekarang saya ingin membuat pemberitahuan kepada Amerika dan semua yang ada di sekelilingnya: bahwa saya akan mempertahanankan persekutuan militer kita, karena ada traktat yang mengatur kerjasama antara AS dan Republik Filipina di tahun 50-an. Namun, saya akan mengembangkan persekutuan baru di bidang perdagangan dan jual-beli,” kata Duterte.

Pasukan AS dan Filipina dalam latihan pernyergapan pantai di tahun 2014. Sumber: Associated PressDuterte mengaku aksi latihan gabungan tersebut sebenarnya sangat dibenci oleh Tiongkok, yang dianggapnya sebagai “teman baru.” “Saya akan mengumumkan… bahwa (latihan gabungan) ini akan menjadi yang terakhir. Antara Filipina-AS, ini yang terakhir,” tekan Duterte sekali lagi.
“Saya tidak akan ikut patroli gabungan di Laut Cina. Bukannya saya takut, namun saya tidak akan punya waktu lagi untuk mengirim kapal abu-abu (kapal perang) kesana. Ngomong-ngomong, saya masih punya putusan dari pengadilan arbitrase internasional mengenai Laut Cina Selatan. Apa yang ada disana adalah milik kami,” katanya.
hobbymiliter is offline   Reply With Quote
Sponsored Links