View Single Post
Old 7th October 2016, 05:31 PM   #1
Ketua RT
 
Join Date: 3 Oct 2016
Userid: 5572
Posts: 156
Likes: 0
Liked 2 Times in 2 Posts
Default Ditentang Baghdad, Turki Bersikeras Tempatkan Tentaranya di Irak

---- source: http://www.hobbymiliter.com/4268/dit...ranya-di-irak/ ------- Hobbymiliter.com – Turki mengatakan bahwa tentaranya tetap akan ditempatkan di Irak meskipun mendapat tentangan keras dari Baghdad yang sedang mempersiapkan diri untuk melakukan operasi besar-besaran untuk merebut kota Mosul dari tangan ISIS.
Baghdad menuduh Ankara telah “bermain api” dan meningkatkan risiko terjadinya perang regional karena tetap menempatkan personilnya di wilayah Irak. Mereka juga meminta diadakannya sesi pertemuan darurat di Dewan Keamanan PBB untuk membahas sengketa tersebut, supaya ambisi untuk merebut Mosul tidak terganggu.
“Kami tidak peduli soal apapun yang dikeluarkan oleh mulut pemerintah Irak di Baghdad. Turki akan tetap hadir disana untuk melawan Daesh (ISIS), dan untuk mencegah perubahan komposisi demografi penduduk disana,” kata Perdana Menteri Turki Binali Yildirim.
Berdasarkan laporan media Turki, saat ini diperkirakan ada 2000 pasukan yang berjaga di wilayah Irak, dimana 500 diantaranya ditempatkan di kamp Bashiqa di Irak utara. Mereka diberi tugas untuk melatih militan Irak yang ingin berpartisipasi dalam pertempuran untuk merebut Mosul.
Parlemen Turki juga telah memperpanjang mandat selama setahun ke depan untuk memberi tugas kepada tentaranya agar tetap berada di tanah Irak dan Suriah.

Tank dan pasukan Turki menyeberangi provinsi Sirnak yang berbatasan dengan utara Irak. Sumber: ReutersSedangkan parlemen Irak menuduh tentara Turki sebagai “pasukan penjajah.” Sedangkan Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengungkapkan kekhawatirannya akan terjadinya “perang regional.”
Namun pernyataan Irak dianggap sebagai angin lalu oleh Turki.
“Mereka tidak punya hak untuk berbicara seperti itu. Ketika tentara dari 63 negara ada di wilayah Irak, mengapa mengapa harus fokus soal kehadiran pasukan kami?,” kata Yildirim.
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan keberadaan Turki di Irak adalah untuk memperbaiki stabilitas dan keamanan Baghdad.
“Sudah barang tentu kami tidak ingin beradu mulut secara kasar dengan Irak, namun jika Tuhan berkehendak, pemerintah Irak akan mengerti secepatnya,” kata Cavusoglu dalam sebuah konferensi pers di Ankara, Kamis, 6 Oktober.
hobbymiliter is offline   Reply With Quote
Sponsored Links