View Single Post
Old 8th October 2016, 07:31 PM   #1
Ketua RT
 
Join Date: 3 Oct 2016
Userid: 5572
Posts: 156
Likes: 0
Liked 2 Times in 2 Posts
Default Parlemen Rusia: Pasukan Rusia Bisa Tinggal Selama Mungkin Di Suriah

---- source: http://www.hobbymiliter.com/4293/par...kin-di-suriah/ ------- Hobbymiliter.com – Majelis rendah Parlemen Rusia (Duma) telah meratifikasi perjanjian dengan pemerintah Damaskus dibawah rezim Bashar al-Assad untuk memungkinkan tentara Rusia bertempat disana hingga batas waktu yang tidak ditentukan, supaya program Rusia untuk memberantas teroris disana dapat berjalan terus-menerus.
Pada Jumat, 7 Oktober kemarin, 446 anggota dewan perwakilan rakyat (Duma) melakukan voting dengan suara bulat untuk menyetujui keputusan tersebut. Dengan demikian, tentara Rusia akan tetap dapat mempertahankan eksistensinya di Suriah, dan menetap selama mungkin di pangkalan udara Hmeimim yang terletak di barat pantai Provinsi Latakia.
Wakil Menteri Pertahanan Rusia, Nikolai Pankov yang berbicara di depan parlemen mengatakan bahwa “rancangan undang-undang federal tersebut secara efektif mengatur komposisi, struktur, serta prasyarat yang dibutuhkan dalam penempatan dan fungsi pasukan .”
Pankov menambahkan bahwa perjanjian antara Suriah dan Rusia juga mengatur tentang “isu operasi yang mungkin akan dihadapi oleh Angkatan Udara Bersenjata Rusia di wilayah teritorial Suriah.”

Jet pengebom Sukhoi Su-24 lepas landas dari pangkalan Hmeimim di Provinsi Latakia. Sumber: AFPPerjanjian tersebut ditandatangani pada Agustus 2015 silam, atau satu bulan sebelum pasukan udara Rusia resmi memulai kampanye pemberantasan teroris atas permintaan pemerintah Damaskus. Presiden Vladimir Putin kemudian menyerahkan perjanjian tersebut kepada Duma pada 9 Agustus 2016.
Berdasarkan perjanjian antara Kremlin dan Damaskus, pasukan udara Rusia akan beroperasi di dalam wilayah Suriah berdasarkan perintah dari komandan kelompok penerbang, dan menjaga koordinasi dengan pemerintah Suriah.
Rusia juga memiliki hak untuk membawa atau memulangkan amunisi dan alutsista apapun dari wilayah Suriah, yang dianggap perlu untuk mengerjakan misi dan melindungi pasukan udaranya. Perjanjian tersebut juga dapat dicabut sewaktu-waktu jika salah satu pihak menginginkannya.
hobbymiliter is offline   Reply With Quote
Sponsored Links