View Single Post
Old 18th November 2016, 08:41 PM   #1
Sek Des
 
Join Date: 23 Jul 2016
Userid: 5256
Posts: 334
Likes: 0
Liked 3 Times in 3 Posts
Default Jangan salah mendidik anak kecil, begini caranya!

Apakah kamu sudah berkeluarga? memiliki anak? atau baru rencana memiliki anak? nah bagi kamu yang sekarang sedang mengandung atau yang baru mau menikah perhatikan satu hal ini ya. Yakni tentang bagaimana cara mendidik anak yang baik dan benar sesuai EYD (engga gitu juga sih hehe). Seperti yang kita tahu, indonesia sangat butuh sekali generasi muda yang mampu meningkatkan stabilitas bangsa, acie. Karna kebanyakan generasi muda sekarang itu pada rusak-rusak (maap sedikit kasar) Maksudnya gini loh, misalnya saja banyak kasus siswa yang dikeluarkan sekolahan karena kenakalannya, seperti terlibat tawuran, pelecehan, tindakan kriminal dan yang lainnya. Nah jika anak seperti ini siapa yang disalahkan? Orangtua. Siapa yang merasa malu? Orangtua. Siapa yang merasa dirugikan? Ya orangtua. Terciptanya watak seperti itu tidak lain karena cara mendidik orangtua juga yang salah. Misalnya terlalu mengekang anak untuk melakukan ini-itu sesuai kehendak hati, nah hal ini akan menciptakan sosok anak yang ketakutan, kurang berani. Banyak sekali kesalan-kesalahan cara pendidikan orangtua yang wajib kita waspadai. Salah dalam mendidik bisa berakibat fatal bagi anak. Baca juga : Depresi pada anak, kesalahan cara mendidik yang seperti ini!

Lalu bagaimana cara mendidik anak yang baik?

Hilangkan kata ''jangan''. Kita sudah sering sekali dengn perkataan ''jangan main diluar nanti ada hantu, jangan nangis, jangan banyak nanya, jangan move on'' dan masih banya lagi. Mengapa? kata ''jangan'' mengandung makna yang membuat anak sulit untuk melangkah, cobalah ganti kata-kata tanpa jangan tapi dengan tujuan yang sama, misal "diluar panas sekali sayang, nanti kulitnya hitam kayak abu lho, emang dede mau hitam gosong?


Bersikap lembut. Buat kedekatan dengan anak senyaman mungkin. ucapkan kata-kata halus, cerminan orangtua adalah cerminan orangtuanya.

Selalu ada mensupport anak. Apapun yang dia lakukan, apapun kemauannya selama itu baik dan positif maka berilah luang bagi anak untuk mengembangkannya.

Nasehati buka memarahi. Ketika anak salah jangan langsung memarahinya apalagi memberi hukuman pukulan, cobalan mendekatinya lalu bicarakan kesalahannya dengan lembut.
Rimanurmala is offline   Reply With Quote
Sponsored Links