View Single Post
Old 28th November 2016, 12:19 PM   #1
Warga Forumku
 
Join Date: 1 Nov 2016
Userid: 5683
Location: Indonesia
Posts: 8
Likes: 0
Liked 0 Times in 0 Posts
Default Asal Mula Kaos di Nusantara



kaos dakwah - Tees atau kaos oblong mulai terkenal waktu dikenalkan sama Marlon Brando pada 1947, yaitu waktu Brando menjalankan peran karakter Kowalsky Stanley dalam pentas teater yang berjudul A Road Named Wish. Pada saat itu pemerhati kagum serta terpaku. Walaupun, terdapat pula penonton yang memprotes, dan berasumsi kalau pemakaian tshirt itu adalah kurang ajar. Tidak pelak, muncullah masalah tentang kaos oblong.

Inti Masalahnya yakni, sebagian kelompok menganggap pengenaan kaos oblong sebagai luaran ini tak etis. Akan tetapi pada sebagian yang lain, terlebih anak gaul, sedang dirundung demam tshirts, dan juga mengasumsikan kaos sebagai simbol kebebasan anak gaul.

Perdebatan tersebut jadinya meningkatkan popularitas serta publisitas tees di percaturan fashion. Mengakibatkan juga, sebagian perusahaan konveksi mulai terinspirasi berkecimpung, walaupun pada awal mulanya mereka ragu peluang usaha tshirts.

Perlahan-lahan namun pasti, tees mulai menjadi pakaian setiap hari dan jadi baju luaran. Dalam pertengahan th. 50an, t-shirts telah mulai jadi bagian dari dunia gaya. Tetapi baru pada th. 60an ketika segolongan anak gaul mulai ramai di dunia, menjadikan tshirt menjadi pesan anti kemapanan.

Tidak sedikit kelompok seperti komunitas punk, anak muda gaul, atau lembaga politis, juga paham kalau tshirt dapat jadi medium publicity yang efektif. Pesan apa pun bisa tercetak diatas tshirts, awet, plus penyebarluasannya lumayan mobile.

Siapa saja baik itu customer, yang mempunya perusahaan, pengelola artis, dan sapa saja, dapat dengan gampang tunjukkan sapa diri Anda hanya dengan mengenakan tees dilengkapi layout teks atau kombinasi elemen desain lain.

Banyaknya garments dan distro pada kelompok usaha zaman sekarang membawa efek kemajuan dalam dunia desain. Bermacam-macam karya desain yang dilaksanakan dengan tool tshirt menambah warna kehidupan, bukan cuma bentukan grafi tapi picture, karya desain yang zaman dahulu tidak mungkinkan untuk memakai media tshirts, saat ini semua jadi mungkin saja.

Dalam Indonesia, katanya, masuknya tees karena dimasukkan oleh sebagian orang penjajah Belanda. Namun ketika itu perkembangannya tak cepat, kerana t-shirts memiliki nilai gengsi tingkat tinggi, serta di Nusantara mesin penjahitannya masih belum maju. Menyebabkan t-shirts termasuk baju mahal.

Kaos Distro pada Indonesia

Tetapi, kaos mulai terlihat perubahan signifikan dan menyebar ke semua tempat pedesaan sekitar permulaan th. 1970. ketika itu bentuknya masih biasa. Memiliki warna putih polos, bahan baku katun tipis halus, melekat ketat di badan serta cuma bagi mereka yan pria. Beberapa merek yang populer saat itu yaitu Swan serta 77. Ada pula brand Kembang Manggis, Cabe Rawit, atau sebagainya. Pattern tshirt direkam sama Kartunis GM Sudarta melalui tokoh Om Pasikom dan keponakannya yang judul "Generasi Kaos Oblong".

Th. 1980 dunia kaos oblong dikuasai sama innovative industri. Nampak sebagian merek populer seperti Kaos JOGER di Bali, Kaos DAGADU di Yogyakarta, dan Kaos C59 di Kota Bandung. kaos ini terkenal dengan desainnya yang kreatif, unik, serta menarik.

Tahun 1990 - yaitu th. dimana dunia kaos Indonesia kedatangan insan-insan kreatif yang jual tshirtses dengan design sendiri serta menghasilkan mandiri, dan dijual pada outlet sendiri. Istilah mereka adalah Distro Garments. Dimana distro sendiri ialah singkatan daripada Circulation Outlet yang berarti electrical outlet yang mendistribusikan atau menyediakan beberapa barang unique, di mana kaos ialah satu di antaranya.

Yang mana distro, kependakan dari distribution electrical outlet atau distribution shop, merupakan warung di Nusantara yang menyediakan baju dan aksesories yang dititip oleh pembuat pakaian, atau diproduksi sendiri. Di samping itu distro umumnya ialah perindustrian kecil hingga menengah (UKM) dengan brand sendiri yang dimunculkan sama sekelompok pemuda. Product yang dibuat oleh distro diniatkan tidak untuk dibuat secara massive, agar memelihara nilai eksklusif satu barang dan hasil kreativitas.
fazzams is offline   Reply With Quote
Sponsored Links