View Single Post
Old 16th December 2016, 09:32 AM   #1
Sek Des
 
Join Date: 23 Jul 2016
Userid: 5256
Posts: 334
Likes: 0
Liked 3 Times in 3 Posts
Default Cara menghadapi teman yang sedang marah

Semua orang ingin memiliki hidup yang layak, keluarga yang utuh dan harmonis, teman yang banyak, juga pasangan hidup yang bisa menyeimbangi. Apakah kita bisa mencapai semuanya bersamaan? Bisa. Namun harus ada ujian dan rintangan yang harus kita hadapi terlebih dahulu. Ujian yang paling berat yakni kehilangan salah satu komponen diantaranya. Teman misalnya. Teman menjadi komponen berharga kedua setelah keluarga. Yap, tanpa teman hidup kita tidak akan ada artinya, kamu akan merasa sendiri dan kesepian. Meski sudah ngerasa cocok, sudah ngerasa bahwa dia adalah sahabat terbaikmu, namun kemungkinan buruk masih bisa terjadi.

Tidak ada yang tahu, mungkin suatu saat akan ada konflik yang membuat kalian bercerai berai.Kehilangan teman rasanya lebih menyakitkan dari kehilangan pacar, apalagi jika alasan kalian menjauh karena hal yang tidak kamu ketahui. Kenapa dia marah? ada sesuatu yang beda kan? apakah kamu menyebalkan? kamu harus bergelut dengan pertanyaan ini setiap hari sambil mungkin mengingat kebaikannya yang tidak bisa kamu rasakan kembali. Kesepian, hampa, rindu, apa yang akan kamu lakukan di dalam kondisi seburuk ini? terlebih jika sahabatmu itu semakin menjauh dan tidak terjangkau. Haruskan bunuh diri untuk mengakhirinya? Jangan. Baiknya ikutin tips berikut.

Intropeksi diri. Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah berkaca. Bukan berkaca untuk menghias diri, tapi menghias kepribadian yang sebenarnya. Fikir-fikir dulu, mungkin kamu pernah melakukan keslahan padanya. Inget terakhir kali ketemu sebelum bertengkar, mungkin saja kamu melakukan kesalahan yang fatal misalnya dalam berbicara.

Meminta maaf. Apakah kamu menemukan titik salahnya diaman? langsung minta maap dan berusaha lah memperbaiki diri. Atau meskipun kamu masih bingung dengan kesalahan yang kamu buat kamu harus tetap minta maap. Mungkin kesalahan yang kamu buat tidak kamu sadari, jika bisa minta dia untuk mengatakannya agar kamu bisa memperbaiki diri.

Jangan melakukan tindakan yang berlebihan. Terus intrograsi, mengikuti dia kemana-mana, minta maap dengan paksa, nyindir di sosial media lewat status karena peruabhan sikapnya, menguntit lewat temanmu yang lain. Jangan lakukan hal ini benar-benar jangan. Ini hanya membuat sahabatmu semakin geram dan ingin menendangmu jauh-jauh, apalagi sampai membicarakan di belakang, kita tidak tau, mungkin di sekitar kamu ada orang-orang yang sengaja mengandu dombakan kalian. Temua dia 4 mata saja, dan bicarakan semua yang perlu dibicarakan.

Biarkan dia. Setelah melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan hatinya kembali dari mulai minta maap, komunikasi yang tidak ada ujungnya dan berbagai usaha lain, nah sekarang ini saatnya kamu untuk diam sejenak dari aktivitas tersebut. Biarkan dia, jangan terlalu memaksa keadaan, mungkin dia memang sedang ingin sendiri. Kamu pergi bisa menjadi 2 kemungkinan baginya. Pertama, dia akan bersyukur karena bisa jauhan dari orang yang dia benci. Kedua, dia akan merasa kehilangan dengan usahamu dan balik menemuimu dan meminta maap.


Fakta kopi sembuhkan stres ternyata tidak benar!
Rimanurmala is offline   Reply With Quote
Sponsored Links