View Single Post
Old 20th December 2016, 02:40 PM   #1
Warga Forumku
 
Join Date: 24 Sep 2016
Userid: 5522
Posts: 15
Likes: 0
Liked 0 Times in 0 Posts
Default Mengenal Masalah Kulit Alergi Seperti Urtikaria



Kaligata atau biduran dalam bahasa medis disebut urtikaria atau hives. Biduran dalam istilah medis merujuk pada keadaan kulit berupa reaksi vaskular terhadap berbagai macam pemicu, seperti alergi dengan ditandai kulit berwarna merah (eritema) atau ruam merah gatal serta terasa ingin digaruk. Bilur atau ruam merah tersebut umumnya muncul kecil di salah satu anggota tubuh, lalu kemudian menyebar kala sudah lama atau di garuk.

Ruam pada penyakit uritkaria akan terasa gatal, namun bisa juga perih dan menyengat. Gejala biduran bisa berlama-lama hingga beberapa jam bahkan berhari-hari. Urtikaria untuk kurun waktu kurang dari 6 minggu termasuk urtikaria akut. Sebaliknya dengan urtikaria yang lebih dari 6 minggu adalah biduran yang kronis dan perlu penanganan oleh dokter.

Biduran kronis dapat dihubungkan dengan faktor penyakit lain yang memicu urtikaria seperti penyakit tiroid, diabetes tipe 1 atau lupus.

Faktor-faktor pemicu seseroang mengalami biduran diantaranya sebagai berikut :
Timbulnya ruam merah pada kulit disebabkan oleh peningkatan histamin yang dilepaskan ke kulit. Histamin memicu pembuluh darah menjadi rileks dan melebar yang berakibat peningkatan aliran darah. Aliran darah yang mengalir di bawah permukaan kulit berubah menjadi merah. Cairan yang berlebihan tersebut menjadikan kulit bengkak serta terasa gatal.

Berikut merupakan faktor-faktor pemicu lainnya yang menjadikan biduran pada kulit antara lain :

○ Infeksi seperti hepatitis dan demam kelenjar.
○ Gigitan serangga.
○ Faktor dari luar seperti kondisi cuaca yang sangat dingin atau hujan, panas, pajanan terhadap air tertentu, pajanan terhadap udara atau bisa juga sinar matahari.
○ Makanan pemicu biduran seperti kacang, cokelat, makanan laut, telur, gandum serta susu.
○ Efek samping obat-obatan tertentu seperti antibiotik, aspirin, anti-hipertentis dan ibuprofen.
○ Kontak langsung dengan pemicu alergi, misalnya lateks dan bulu binatang.
○ Zat aditif dan bahan kimia tambahan pada makanan seperti pemanis, pengawet, penguat rasa, pewarna makanan, dan sebagainya.
○ Stress.

Gejala lain bersamaan dengan timbulnya biduran adalah adanya Angiodema yakni pembengkanan pada lapisan kulit yang lebih dalam. Pembengkakan tersebut umumnya muncul pada mata, bibir dan juga alat kelamin.

Pengobatan Penyakit Biduran

Dalam hal ini tidak ada obat yang khusus mengatasi biduran. Mengingat gejala biduran dapat pulih kembali selang beberapa hari. Tentu gejala biduran sangat mengganggu, pemberian obat antihistamin dapat dimanfaatkan dalam mengatasi rasa gatal.

Cukup sekian bahasan yang di muat kali ini tentang penyakit biduran, gejala, faktor penyebab dan pengobatannya. Mudah-mudahan apa yang disampaikan dapat bermanfaat.

Sumber : http://bit.ly/2hlu1aQ
Jhonny Simajuntak is offline   Reply With Quote
Sponsored Links