View Single Post
Old 28th December 2016, 02:35 PM   #1
Sek Des
 
Join Date: 1 Oct 2016
Userid: 5563
Location: Tasikmalaya, Jawa Barat
Posts: 465
Real Name: AnggiDoclo
Likes: 0
Liked 0 Times in 0 Posts
Post Cara Tepat Untuk Mencegah Kolik Pada Bayi

Bagi anda sang ibu yang memiliki bayi, pasti pernah mengalami apa yang namanya kolik kan? Ya, dimana kolik itu adalah situasi pada saat bayi dalam kondisi sehat namun seringkali menangis secara berlebihan. Dan pasti bagi sang ibu yang masih belum mengetahui kondisi seperti ini akan panik jika melihat sang buah hati terus menangis selama berjam-jam.

Padahal kolik ini adalah suatu kondisi dimana si bayi mengalami gangguan pada tubuhnya, namun biasanya akan berhenti setelah bayi berusia 4 bulan. Situasi seperti ini terjadi sekitar 20% yang di alami oleh bayi, yang sudah di mengerti bahwa ada sebuah gangguan pada tubuh bayi yang tidak terdiagnosis.

Biasanya sang bayi akan terus menangis, bahkan tangisan tersebut berlangsung lebih dari 3 jam sehari selama kurang lebih 3 hari dalam sepekan, yang perlu anda ingat adalah kondisi ini sebenarnya termasuk normal dan tidak akan berdampak buruk dalam jangka panjang. Dan bagi seorang ibu yang masih belum mengetahui kondisi seperti ini pasti akan panik karena bayinya terus-terusan menangis.

Gejala kolik pada bayi
Tapi biasanya kolik yang terjadi pada bayi seringkali menunjukkan ciri yaitu kedua tangan mengepal, menarik lutut ke perut, wajahnya menjadi memerah, serta melengkungkan punggung. Dan cobalah anda untuk memperhatikan gejala-gejala berikut yang memungkinkan sang bayi membutuhkan penanganan dokter, diantaranya:
  1. Saat diangkat, tubuhnya terkulai.
  2. Suara tangis yang bernada tinggi.
  3. Memuntahkan cairan hijau.
  4. Mengeluarkan cairan urine jauh lebih sedikit dari biasanya.
  5. Demam yang dialami hingga 38 derajat atau lebih jika mereka berusia kurang dari 3 bulan dan 39 derajat untuk yang berusia lebih dari 3 bulan.
  6. Terdapat darah dalam tinja.
  7. Jauh lebih sedikit mengkonsumsi cairan.
  8. Kejang.
  9. Beberapa bagian kulitnya terlihat pucat atau membiru.
  10. Ubun-ubun tampak menonjol.
  11. Mengalami gangguan pernapasan.
  12. Terdapat ruam yang berwarna ungu kemerahan, yang mana tanda ini bisa menjadi gejala penyakit meningitis.
Penyebab kolik pada bayi
Penyebab kolik sebenarnya masih belum dapat di ketahui, namun ada beberapa kemungkinan seperti gangguan pencernaan, masuk angin, usus yang sensitif terhadap jenis protein tertentu, serta gula dalam susu formula. Memang belum ada bukti yang tepat untuk penyebab dari penyakit ini. Namun ada beberapa kondisi yang dapat menjadi bahan evaluasi yang harus anda ketahui yaitu:
  • Hentikan konsumsi susu sapi. Ada kemungkinan bayi anda mengalami intoleransi protein dari susu sapi atau produk susu lainnya, anda dapat beralih dengan memberikannya susu yang berlabel hipoalergenik dengan kadar protein rendah.
  • Jika memberikan ASI, anda juga dapat mencoba sejenak berhenti mengkonsumsi produk susu untuk melihat apakah kondisi bayi anda akan membaik. Jika ternyata masalahnya terletak pada produk susu yang anda konsumsi, maka sebagai penggantinya anda perlu mengkonsumsi sumber kalsium lain seperti suplemen.
Dan penyakit kolik ini sebenarnya tidak membutuhkan panangan khusus, karena penyakit ini akan membaik dengan sendirinya. Namun tetap ada beberapa cara yang dapat di lakukan untuk meringankan situasi, konsultasikan hal ini dengan dokter.

Cara mencegah kolik pada bayi
Untuk mencegah kolik pada bayi, berikut ada beberapa hal yang di lakukan, diantaranya sebagai berikut:
  1. Ganti botol susu bayi dengan jenis lain, lubang yang terlalu kecil pada botol bayi dapat menyebabkannya menelan lebih banyak udara daripada cairan.
  2. Jika anda menyusui, cobalah untuk menghindari terlalu banyak mengkonsumsi kopi, teh dan makanan pedas.
  3. Tepuk-tepuk punggung bayi dengan lembut agar dia bersendawa sehabis makan, anda dapat melakukannya dengan meletakkannya pada salah satu pundak. Dan pastikan kepala dan lehernya tersangga dengan baik, lalu usap punggunya hinga dia bersendawa.
Diatas sudah di sebutkan mengenai penanganan sang buah hati dalam mengatasi kolik yang di sertai dengan gejala dan juga penyebabnya, penting untuk menjaga diri sendiri agar anda tidak mengalami stres sehingga emosi anda menjadi tidak terkontrol saat menangani bayi. Tapi, jika anda mulai kelelahan cobalah untuk mengalihkan bayi dan mengasuhnya sementara kepada orang lain seperti suami atau teman.

Baca juga artikel lainnya disini

Semoga bermanfaat
anggisaputra is offline   Reply With Quote
Sponsored Links